Mantan Legislator Ini Minta Jangan Ada Lagi Kepadatan di Stasiun Kereta
Kamis, 09 Juli 2020 - 20:54 WIB
loading...
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline. (Foto/SINDOnews/Dok)
A
A
A
BANTEN - Mantan anggota Komisi V DPR RI membidangi persoalan perhubungan Alex Indra Lukman meminta pengelola Kereta Rel Listrik (KRL) PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), tidak membiarkan terjadinya antrean yang panjang di stasiun.
“Mengatur jumlah penumpang dalam satu gerbong dengan mengacu physical distancing, berkonsekwensi pada penumpukan penumpang di stasiun. Agar stasiun tidak dijubeli calon penumpang, pengelola KRL semestinya menambah volume jadwal keberangkatan setiap harinya,” kata Alek yang juga Ketua PDI Perjuangan Sumbardalam pernyataan tertulis, Kamis (9/7/2020).
Pernyataan Alex ini menyikapi pernyataan VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba yang mengatakan, ada peningkatan jumlah penumpang KRL sebesar enam persen dalam sepekan terakhir. (BACA JUGA: Hari Pertama New Normal di Bali, Pantai Diserbu Pengunjung)
Menurut Alex, physical distancing serta protokol kesehatan lainnya pada masa new normal ini, tetap harus dijalankan secara ketat. Karena bertujuan, memutus rantai penyebaran Covid19 sehingga bisa semakin cepat dikendalikan.
Selain itu, terang Alex, pengaturan ulang jadwal keberangkatan atau kedatangan KRL perlu ditata ulang. Terutama, di stasiun-stasiun dengan volume penumpang besar seperti Kota Bogor dan Serpong.
“Mengatur jumlah penumpang dalam satu gerbong dengan mengacu physical distancing, berkonsekwensi pada penumpukan penumpang di stasiun. Agar stasiun tidak dijubeli calon penumpang, pengelola KRL semestinya menambah volume jadwal keberangkatan setiap harinya,” kata Alek yang juga Ketua PDI Perjuangan Sumbardalam pernyataan tertulis, Kamis (9/7/2020).
Pernyataan Alex ini menyikapi pernyataan VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba yang mengatakan, ada peningkatan jumlah penumpang KRL sebesar enam persen dalam sepekan terakhir. (BACA JUGA: Hari Pertama New Normal di Bali, Pantai Diserbu Pengunjung)
Menurut Alex, physical distancing serta protokol kesehatan lainnya pada masa new normal ini, tetap harus dijalankan secara ketat. Karena bertujuan, memutus rantai penyebaran Covid19 sehingga bisa semakin cepat dikendalikan.
Selain itu, terang Alex, pengaturan ulang jadwal keberangkatan atau kedatangan KRL perlu ditata ulang. Terutama, di stasiun-stasiun dengan volume penumpang besar seperti Kota Bogor dan Serpong.
Lihat Juga :