Ini Jurus Polda Metro Jaya Cegah Kejahatan Remaja di Jalanan
Rabu, 30 November 2022 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka nongkrong sampai malam, jam 2 subuh. Makanya banyak kami bubarkan. Paling banyak itu daerah pinggiran. Bogor, Tangerang. Di Polda Metro, kita sudah buat semua kapolsek wajib mengidentifikasi kelompok-kelompok remaja yang membentuk sebuah geng,” ungkapnya.
Pengaruh teknologi juga memicu kenakalan remaja. Hal ini diketahui dari beberapa kasus tawuran antar kelompok. Setiap anak umumnya memiliki handphone dan akun media sosial. Meski berada di rumah, mereka tetap bisa koordinasi melalui perangkat tersebut.
“Kuncinya adalah pengawasan dan bimbingan orang tua. Ketahanan keluarga. Penggunaan smartphone tetap harus dikontrol. Teknologi menggeser pola interaksi, komunikasi, sosialisasi,” terangnya.
Diketahui, pada Sabtu 26 November 2022, tawuran antar kelompok remaja pecah di Cipondoh, Tangerang. Peristiwa ini menewaskan RAS, 17, setelah beberapa bagian tubuhnya terkena luka senjata tajam. Polisi berhasil menangkap 15 orang dan 3 di antaranya ditetapkan tersangka.
Pengaruh teknologi juga memicu kenakalan remaja. Hal ini diketahui dari beberapa kasus tawuran antar kelompok. Setiap anak umumnya memiliki handphone dan akun media sosial. Meski berada di rumah, mereka tetap bisa koordinasi melalui perangkat tersebut.
“Kuncinya adalah pengawasan dan bimbingan orang tua. Ketahanan keluarga. Penggunaan smartphone tetap harus dikontrol. Teknologi menggeser pola interaksi, komunikasi, sosialisasi,” terangnya.
Diketahui, pada Sabtu 26 November 2022, tawuran antar kelompok remaja pecah di Cipondoh, Tangerang. Peristiwa ini menewaskan RAS, 17, setelah beberapa bagian tubuhnya terkena luka senjata tajam. Polisi berhasil menangkap 15 orang dan 3 di antaranya ditetapkan tersangka.
(ams)
Lihat Juga :