Ki Gede Sela Sang Penakluk Petir, Keturunan Raja Majapahit yang Dirikan Kota Solo

Sabtu, 26 November 2022 - 07:35 WIB
loading...
Ki Gede Sela Sang Penakluk...
Ki Gede Sela pendiri Kota Solo dikenal sebagai orang sakti. Dia merupakan anak dari Ki Getas Pandawa, anak dari raja terakhir Kerajaan Majapahit Lembu Peteng. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
KI GEDE SELA pendiri Kota Solo dikenal sebagai orang yang sakti kala itu. Konon Ki Gede Sela merupakan anak dari Ki Getas Pandawa, anak dari raja terakhir Kerajaan Majapahit, Lembu Peteng atau Bondan Kejawan.

Ki Gede Sela Sang Penakluk Petir, Keturunan Raja Majapahit yang Dirikan Kota Solo

Kesaktian Ki Gede Sela menangkap petir diabadikan dalam ukiran di pintu Masjid Demak, Jawa Tengah. Foto/Ist

Getas Pandawa mempunyai tujuh orang anak, dimana Ki Ageng Sela anak tertua. Ki Ageng Sela merupakan satu-satunya anak laki-laki, sedangkan enam adiknya perempuan. Hal itu sebagaimana disebut dari buku "Awal Kebangkitan Mataram : Masa Pemerintahan Senapati" tulisan dari H.J. De Graaf.

Baca juga: Kisah Ki Ageng Selo Sang Penakluk Petir dan Anti Kesambet

Kesaktian Ki Gede Sela digambarkan pada naskah kuno Serat Kandha, di mana saat itu Pangeran Sabrang Lor dari Demak meninggal dunia. Saat itu berkumpul semua Wali Songo dan ulama di masjid besar.

Setelah melakukan Salat Jumat pergilah mereka ke halaman depan masjid untuk memilih raja baru. Sementara itu, tampak langit segumpal awan gelap, yang dengan cepat meluas, menimbulkan cuaca sangat buruk.

Sambaran-sambaran petir pun muncul. Sesaat kemudian Ki Gede Sela tiba disambar petir. Tetapi anehnya, petir itu justru ditangkapnya.

Ki Gede Sela kemudian menyerahkannya kepada para wali, yang membuat gambar-gambarnya di pintu gerbang utama Masjid Demak.

Baca juga: Kisah Tragis Ki Ageng Mangir, Ksatria Penentang Mataram yang Tewas di Tangan Mertua

Kemudian mereka berdoa dengan khusyuk memohon kepada Tuhan agar masjid selamat dari sambaran petir. Gambar itu sekarang masih ditemukan di Masjid Demak pada ukiran Lawang Bledheg yang terdapat di pintu masjid.

Sampai sekarang ukiran yang diabadikan dari peristiwa penaklukan petir itu masih dapat disaksikan di Masjid Demak.



Awal mula Ki Ageng Sela mempunyai kemampuan menaklukkan petir berawal dari saat ia membuka ladang pertanian. Saat itu langit tiba-tiba menjadi mendung dan mulai turun hujan, seketika itu petir datang dan kilat menyambar, sehingga membuat kegiatan pertanian terganggu.

Ki Ageng Sela menantang petir yang berusaha mengganggunya untuk menampakkan wujudnya. Tak lama kemudian, petir tersebut berubah menjadi naga dan berubah wujud berkali-kali menjadi makhluk yang mengerikan.

Ki Ageng Sela yang merasa kesal karena terus diganggu terjadilah perkelahian antara keduanya diiringi petir yang menggelegar. Pada akhirnya, Ki Ageng Sela berhasil mengalahkan makhluk tersebut dan mengikatnya di sebuah pohon Gandri dan makhluk tersebut berubah menjadi kakek tua.

Ki Ageng Sela membawa kakek tua yang terus berubah-ubah wujud ke Demak untuk dilaporkan ke Sultan Demak. Saat berada di Demak, tiba-tiba datanglah seorang nenek yang menyiramkan air ke tubuh kakek tersebut.

Lalu seketika suara petir menggelegar dan tiba-tiba kakek dan nenek tersebut menghilang. Dua momen itu membuat Ki Ageng Sela dikenal luas sebagai penakluk petir.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Kesaktian Sunan...
Kisah Kesaktian Sunan Kalijaga Menundukkan Kera-Kera Raksasa Hutan Gunungpati
Kisah Kesaktian Tembang...
Kisah Kesaktian Tembang Durmo, Karomah Sunan Bonang yang Membuat Perampok Kejam Takluk
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Peringatan Dini BMKG:...
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek, Berpotensi Terjadi hingga Pukul 15.00 WIB
Kisah Kesaktian Haji...
Kisah Kesaktian Haji Darip, Jawara Betawi yang Bikin Pasukan Belanda dan Jepang Kocar-kacir
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Kehadiran Bluebird Ajak...
Kehadiran Bluebird Ajak Masyarakat Jelajah Kota Solo Lebih Nyaman
Rekomendasi
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Berita Terkini
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved