Menyedihkan! Trauma, Puluhan Korban Gempa Cianjur Ngungsi di Kandang Domba

Kamis, 24 November 2022 - 21:07 WIB
loading...
Menyedihkan! Trauma, Puluhan Korban Gempa Cianjur Ngungsi di Kandang Domba
Puluhan korban gempa Cianjur di Kampung Warungbatu, Mekarsari, Cianjur memilih tinggal di kandang domba. Mereka khawatir dan trauma terjadi gempa susulan. Foto/MPI/Ricky Susan
A A A
CIANJUR - Puluhan korban gempa Cianjur di Kampung Warungbatu, Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur memilih tinggal di kandang domba. Mereka khawatir dan trauma terjadi gempa susulan.

Korban gempa yang berjumlah 55 jiwa ini memilih kandang domba dan tidak tidak di pengungsian yang sudah ditetapkan. Padahal dalam kandang domba dihuni oleh 40 ekor domba.

Baca juga: Korban Gempa Cianjur Banyak Anak Sekolah, Ini Penyebabnya

Keinginan warga tinggal di kandamg domba dikarenakan agar bisa berdekatan dengan rumahnya. Supaya, warga bisa mengontrol dan membersihkan kondisi rumah.

Padahal, di kampung tersebut disiapkan posko utama yang digunakan oleh pengungsi berada di sebuah lapangan di tengah perkampungan. Sehingga, di lokasi tersebut ada dua posko, yakni posko utama dan posko kandang domba.



"Alhamdulillah nyaman aja sih, sudah terbiasa, ini sudah mau masuk hari ketiga tinggal di kandang domba," ujar Kaisa (12) salah seorang pengungsi yang tinggal di kandang domba, Kamis (24/11/2022).

Sementara itu, Ketua RT 01, Adi Permana, menjelaskan, pihaknya sudah membujuk warga untuk menempati tempat lain yang aman dan berupa lahan terbuka.

Baca juga: Ngeri! Kesaksian Korban Gempa Cianjur, Banyak Siswa Tertindih Bangunan

Namun warga dan memilih kandang domba sebagai tempat pengungsian, karena dinilai lebih dekat ke rumah mereka.

"Pemilik kandang mengizinkan saja asal warga betah. Sebelumnya saya sudah membujuk mereka agar tidak tinggal di kandang domba," ungkapnya.

Hampir setiap jadwal makan, para pengungsi melaksanakan makan bersama para domba. Domba makan rumput dan pengungsi makan tempe.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1918 seconds (11.252#12.26)