Kampung Benih Hortikultura di Purworejo Berdayakan Perempuan Setempat
Kamis, 24 November 2022 - 20:17 WIB
loading...
Kampung Benih Hortikultura di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah memberdayakan perempuan setempat.(Ist)
A
A
A
PURWOREJO - Kampung Benih Hortikultura di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah memberdayakan perempuan setempat. Kampung Benih Hortikultura itu mampu membuka lapangan pekerjaan dan menyerap lebih dari 500 tenaga kerja yang didominasi oleh perempuan.
Sebanyak 325 petani wanita atau sekitar 65% dari total tenaga kerja diberdayakan pada industri ini. Kampung Benih Hortikultura diresmikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo belum lama ini.
Syahrul saat itu menargetkan Kabupaten Purworejo mampu memproduksi 10 juta batang bibit hortikultura dalam setahun. Jenis yang diproduksi sebagian besar adalah benih buah-buahan dan dilakukan melalui perbanyakan secara vegetatif.
"Di sini ada durian bagus, manggis bagus, kelengkeng, rambutan dan lainnya, kita buat sampai 10 juta," ujar Syahrul beberapa waktu lalu dikutip Kamis (24/11/2022).
Kampung benih bakal menjadi sumber bibit yang disebar ke seluruh Indonesia. Syahrul menuturkan, produksi bibit hortikultura ini sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta mendorong akselerasi ekspor.
"Kampung benih juga untuk mengaktualisasi dan meningkatkan kualitas, produktivitas buah kita, sesuai dengan perintah presiden. Jadi, tidak tergantung dengan buah impor," tuturnya.
Industri perbenihan di Purworejo tersebar di 13 kecamatan. Empat di antaranya merupakan produsen utama, yakni Kecamatan Kemiri, Kecamatan Bener, Kecamatan Bayan, dan Kecamatan Loano.
Sebanyak 325 petani wanita atau sekitar 65% dari total tenaga kerja diberdayakan pada industri ini. Kampung Benih Hortikultura diresmikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo belum lama ini.
Syahrul saat itu menargetkan Kabupaten Purworejo mampu memproduksi 10 juta batang bibit hortikultura dalam setahun. Jenis yang diproduksi sebagian besar adalah benih buah-buahan dan dilakukan melalui perbanyakan secara vegetatif.
"Di sini ada durian bagus, manggis bagus, kelengkeng, rambutan dan lainnya, kita buat sampai 10 juta," ujar Syahrul beberapa waktu lalu dikutip Kamis (24/11/2022).
Kampung benih bakal menjadi sumber bibit yang disebar ke seluruh Indonesia. Syahrul menuturkan, produksi bibit hortikultura ini sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta mendorong akselerasi ekspor.
"Kampung benih juga untuk mengaktualisasi dan meningkatkan kualitas, produktivitas buah kita, sesuai dengan perintah presiden. Jadi, tidak tergantung dengan buah impor," tuturnya.
Industri perbenihan di Purworejo tersebar di 13 kecamatan. Empat di antaranya merupakan produsen utama, yakni Kecamatan Kemiri, Kecamatan Bener, Kecamatan Bayan, dan Kecamatan Loano.
Lihat Juga :