Vaksinasi Covid-19 Penguat Kedua untuk Lansia, Pemprov Kepri Tunggu Kemenkes

Kamis, 24 November 2022 - 14:55 WIB
loading...
Vaksinasi Covid-19 Penguat...
Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) menunggu petunjuk mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau vaksinasi penguat kedua bagi lansia. Foto/Ilustrasi
A A A
TANJUNGPINANG - Vaksinasi Covid-19 dosis ke empat, atau vaksinasi penguat kedua bagi warga lanjut usia (Lansia) di Kepulauan Riau (Kepri), belum dilaksanakan. Pemprov Kepri masih menunggu kepastian dari Kemenkes, untuk pelaksanaan vaksinasi penguat kedua tersebut.

Baca juga: Kelebihan Vaksin Indovac yang Dipakai Jokowi untuk Booster Kedua

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Muhammad Bisri mengatakan, masih menunggu petunjuk dan instruksi dari Kemenkes. "Kami masih menunggu petunjuk dan instruksi dari Kemenkes, untuk melaksanakan vaksinasi penguat kedua untuk lansia," tegasnya.



Sementara Kemenkes sudah mengeluarkanSurat Edaran No. HK.02.02/C/5565/2022 tentang vaksinasi Covid-19 dosis booster (penguat) kedua bagi kelompok lansia yang berlaku efektif sejak 22 November 2022.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Probolinggo

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kemenkes, M. Syahril mengatakan, kebijakan itu ditujukanmemberikan perlindungan tambahan kepada kelompok rentan, serta mengurangi tingkat keparahan dan menekan angka kematian akibat infeksi Covid-19.

Menurut dia, vaksinasi penguat kedua bisa dilakukan sekurang-kurangnya enam bulan dari vaksinasi penguat pertama pada warga lansia. Vaksin Covid-19 yang dapat digunakan untuk vaksinasi dosis penguat kedua, adalah produk vaksin yang telah mendapatkan izin guna darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Bisri mengemukakan, warga lansia termasuk kelompok yang rentan tertular Covid-19, karenanyapemerintah mengupayakan mereka mendapat perlindungan tambahan dengan memberikan vaksinasi penguat kedua. "Saya pikir itu kebijakan yang tepat, setelah program vaksinasi dosis booster kedua untuk nakes dilaksanakan," katanya.

Dia mengemukakan bahwa vaksinasi penguat dosis pertama sudah dilakukan pada 753.359 orang atau sekitar 54,86 persen dari sasaran vaksinasi Covid-19 berusia 18-60 tahun, dan 60 tahun ke atas atau lansia. "Jumlah lansia di Kepri yang sudah vaksin dosis booster(pertama) mencapai 33.459 orang atau 38,40 persen (dari sasaran)," katanya.

Baca juga: Pengunjung Pasar Sumedang Gempar, Ibu Muda Melahirkan di Toilet Umum

Bisri mengatakan bahwa cakupan vaksinasi Covid-19 di Kepri tergolong sudah tinggi. Vaksinasi dosis pertama tercatat sudah dilakukanpada 1.789.987 orang atau 99,29 persen dari sasaran dan vaksinasi dosis kedua telah dilakukan pada 1.538.057 orang atau 85,32 persen dari target.

Vaksinasi dosis penguat kedua tercatat sudah dilakukan pada8.036 orang atau 56,91 persen dari tenaga kesehatan yang menjadi target vaksinasi dosis penguat kedua di Kepri.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudianatelah mengingatkan setiap keluarga untuk melindungi anggota keluarga yang berusia lanjut dengan memastikan mereka mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis penguat.

"Lansia merupakan kelompok rentan yang perlu dilindungi dari Covid-19. Dorong lansia agar mendapatkan vaksin booster sehingga sistem kekebalan tubuhnya menjadi kuat," kata Tjetjep.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Tinjau Puskesmas Miangas,...
Tinjau Puskesmas Miangas, Prabowo Soroti Pelayanan Kesehatan di Daerah Perbatasan
Bantu Kesehatan Perempuan,...
Bantu Kesehatan Perempuan, UNFPA Indonesia Terima Her Health Grant 2026 dari Organon
Dukung Layanan Kesehatan...
Dukung Layanan Kesehatan Pascabencana, Astra Salurkan Bantuan ke Sumatera
BPOM Gandeng BNN dan...
BPOM Gandeng BNN dan Polri Awasi Peredaran dan Penyalahgunaan Whip Pink
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved