Haul Akbar Guru Besar Maulana Syech Mudo Abdul Qadim, Momentum Kebangkitan Ulama Sumatera Barat
Kamis, 24 November 2022 - 09:11 WIB
loading...
Ribuan jamaah menghadiri peringatan Haul Akbar Guru Besar Maulana Syech Mudo Abdul Qadim ‘Beliau Belubus’ di Masjid Raya Istiqlal, Jakarta Pusat. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ribuan jamaah menghadiri Haul Akbar Guru Besar Maulana Syech Mudo Abdul Qadim ‘Beliau Belubus’ di Masjid Raya Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa 22 November 2022. Haul ini momentum penting dalam estafet dakwah ulama tanah air kelahiran Sumatera Barat.
Diketahui, ‘Beliau Belubus’ adalah ulama terkemuka pemangku Tarikat Naqsyabandiah dan Tarikat Samaniyah, yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu Tarikat Sufi di tanah Sumatera. Baca juga: Dukung Haul Guru Sekumpul di Kalsel, Menparekraf: Bisa Jadi Event MICE Haul Terbesar Sedunia
Panitia Haul Akbar Guru Besar Maulana Syech Mudo Abdul Qadim, Anshori mengatakan, haul yang jatuh pada 22 November dipilih karena memeperingati hari wafatnya “Beliau Belubus” pada tanggal 27 Rabiul Akhir 1337 H.
Tidak hanya ulama dan jamaah, para keturunan langsung dari “Beliau Belubus” datang langsung dari Sumatera Barat. Salah satu bukti karunia yang dimilikinya dianugrahkannya gelar Syech kepadanya di usia sebelum 15 tahun,karena pengaruh besar keilmuan Tarikat.
“Berkat kompaknya tim panitia dan semangat gotong royong serta adanya perintah dari Maulana Habib Luthfi untuk mengadakan Haul di jakarta, alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan damai,” kata Anshori dalam keteranganya, dikutip Kamis (24/11/2022).
Diketahui, ‘Beliau Belubus’ adalah ulama terkemuka pemangku Tarikat Naqsyabandiah dan Tarikat Samaniyah, yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu Tarikat Sufi di tanah Sumatera. Baca juga: Dukung Haul Guru Sekumpul di Kalsel, Menparekraf: Bisa Jadi Event MICE Haul Terbesar Sedunia
Panitia Haul Akbar Guru Besar Maulana Syech Mudo Abdul Qadim, Anshori mengatakan, haul yang jatuh pada 22 November dipilih karena memeperingati hari wafatnya “Beliau Belubus” pada tanggal 27 Rabiul Akhir 1337 H.
Tidak hanya ulama dan jamaah, para keturunan langsung dari “Beliau Belubus” datang langsung dari Sumatera Barat. Salah satu bukti karunia yang dimilikinya dianugrahkannya gelar Syech kepadanya di usia sebelum 15 tahun,karena pengaruh besar keilmuan Tarikat.
“Berkat kompaknya tim panitia dan semangat gotong royong serta adanya perintah dari Maulana Habib Luthfi untuk mengadakan Haul di jakarta, alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan damai,” kata Anshori dalam keteranganya, dikutip Kamis (24/11/2022).
Lihat Juga :