APPRI Beberkan Solusi Pemberantasan Tambang Ilegal di Kaltim

Rabu, 23 November 2022 - 17:18 WIB
loading...
APPRI Beberkan Solusi...
APPRI memberi sejumlah masukan dalam penanganan tambang ilegal di Kalimantan Timur. Pemerintah harus memfasilitasi keberadaan para penambang ilegal ini untuk perbaikan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
SAMARINDA - Asosiasi Pengusaha Pertambangan Rakyat Indonesia (APPRI) memberi sejumlah masukan dalam penanganan tambang ilegal di Kalimantan Timur. Pemerintah pusat disarankan memberi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) bagi pertambangan ilegal ini.

Kemudian asosiasi penambangan rakyat diberi tugas dan wewenang untuk melakukan penataan dan pembinaan di lapangan. Menurut catatan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, terdapat 151 titik aktivitas tambang ilegal di seluruh wilayah Kaltim.

"Lewat asosiasi ini para penambang dibina, dibantu pengurusan izin, hingga penerapan standar baku dalam penambangan. Selama ini hal itu tidak terjadi," kata Ketua Umum APPRI Rudi Prianto di Samarinda, Rabu (23/11/2022). Baca juga: Bisnis Tambang Ilegal Aiptu Ismail Bolong Bikin Gempar, Ini Kata Kapolresta Samarinda

Rudi yakin cara ini bisa memberi angin segar bagi pengusaha lokal yang selama ini nyaris tak punya ruang untuk berusaha di wilayahnya. Semua sektor industri pertambangan didominasi pengusaha luar dan asing.

"Kasihan masyarakat lokal terpaksa gigit jari. Selain enggak punya modal besar, ruang mereka menambang juga tak diberi. Padahal, mereka yang terima dampaknya, hasil alam mereka dikeruk, dibawa keluar dan dirasakan orang luar," terangnya.

Kondisi inilah, kata Rudi, sebagai faktor utama maraknya penambangan ilegal di Kaltim. Masyarakat dengan keterbatasan modal juga pengetahuan, namun terdesak ekonomi, membuat mereka nekat menambang karena iming-iming duit besar.

Atas dasar ini pula Rudi meminta pemerintah memikirkan skema bantuan agar para investor asing berinvestasi pada para pengusaha lokal ini. Dengan begitu, pengusaha lokal punya kesempatan maju dan bakal membuka lapangan kerja bagi masyarakat lainnya.

Ide perbaikan tata kelola tambang ilegal itu telah disampaikan juga Tim Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menyambangi kantor DPP APPRI di Samarinda beberapa waktu lalu. Ketika itu, Tim KPK datang meminta saran dan masukan dari beberapa asosiasi termasuk APPRI guna perbaikan tata kelola pertambangan ilegal di Kaltim.

Di sisi lain, Rudi mengapresiasi ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas para pemain tambang ilegal. Namun dia pesimistis cara tersebut dapat menghilangkan tambang ilegal. Baca juga: Menguak Peran Krusial Holding Industri Tambang Sebagai Pemain Kunci Hilirisasi

"Penangkapan itu enggak akan menyelesaikan masalah. Yang mesti dilakukan adalah penertiban agar semua penambang ilegal bisa terasosiasi dan bisa dikelola dengan baik," terangnya.

Rudi meminta sebaiknya dipikirkan skema yang tepat dalam melakukan langkah-langkah penertiban tambang ilegal ketimbang menangkap para pemain. Sebab, di balik para pemain itu ada ada ratusan bahkan ribuan masyarakat lokal yang mengantungkan hidupnya dari penambangan ilegal itu.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Polisi Tangkap Bripka...
Polisi Tangkap Bripka Dedy Wiratama yang Jadi Sniper di Kampung Narkoba Samarinda
Lebaran di Samarinda...
Lebaran di Samarinda Digemparkan Penemuan Mayat Korban Mutilasi Dibungkus Karung
Tokoh Adat Papua Dukung...
Tokoh Adat Papua Dukung Pemerintah Tindak Tegas Tambang Ilegal
Sekretaris Komisi III...
Sekretaris Komisi III DPRD Sulteng Desak Bareskrim Ambil Alih Kasus Dugaan Tambang Ilegal Poboya
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
Legalisasi Tambang Rakyat...
Legalisasi Tambang Rakyat Beri Kepastian Hukum Penambang Kecil
Rekomendasi
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Berita Terkini
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved