60% UMKM di Pamulang Square Terancam Gulung Tikar
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
"Ini kan pengunjung belum ramai seperti biasa, omset kita belum belum normal. Sementara kita butuh modal tambahan dana buat bertahan, itu yang belum ada solusi. Saya kira Pemerintah Kota Tangsel mau bantu cari solusi buat kami," ucapnya.
Pantauan di area lobi utama Pamulang Square tak sedikit kios yang tutup. Beberapa lapak semi permanen yang biasanya terletak di depan kios, juga terlihat kosong melompong. Kondisi itu telah berlangsung sejak periode April lalu. (Baca juga; Revitalisasi Pasar Ciputat di Tengah Pandemi, Lapak Pedagang Bakal Digusur )
"Kita sampai putar akal untuk mencarikan solusi juga buat mereka. Kita berikan diskon potongan harga sewa sampai 40%. Kita juga bisa memahami kondisi ini agar membantu mereka bertahan dalam usahanya," terang Chief Operasional Pamulang Square, Eru Cipta.
Eru menambahkan, kesulitan yang dialami pelaku UMKM di area Pamulang Square akan terus berkelanjut selama belum ada intervensi dari Pemkot Tangsel. Setidaknya, kata dia, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meyakinkan masyarakat soal amannya lokasi perbelanjaan selama menerapkan protokol COVID-19.
"Kondisi ini harus dapat perhatian dari OPD terkait, misalnya soal permodalan dari Dinas koperasi dan UMKM, soal promosi ke masyarakat dari dinas pariwisata, soal keamanan COVID-19 dari dinas kesehatan. Kalau tidak dibantu, maka 60% dari sisa UMKM di sini sangat mungkin gulung tikar," ujarnya.
Pantauan di area lobi utama Pamulang Square tak sedikit kios yang tutup. Beberapa lapak semi permanen yang biasanya terletak di depan kios, juga terlihat kosong melompong. Kondisi itu telah berlangsung sejak periode April lalu. (Baca juga; Revitalisasi Pasar Ciputat di Tengah Pandemi, Lapak Pedagang Bakal Digusur )
"Kita sampai putar akal untuk mencarikan solusi juga buat mereka. Kita berikan diskon potongan harga sewa sampai 40%. Kita juga bisa memahami kondisi ini agar membantu mereka bertahan dalam usahanya," terang Chief Operasional Pamulang Square, Eru Cipta.
Eru menambahkan, kesulitan yang dialami pelaku UMKM di area Pamulang Square akan terus berkelanjut selama belum ada intervensi dari Pemkot Tangsel. Setidaknya, kata dia, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meyakinkan masyarakat soal amannya lokasi perbelanjaan selama menerapkan protokol COVID-19.
"Kondisi ini harus dapat perhatian dari OPD terkait, misalnya soal permodalan dari Dinas koperasi dan UMKM, soal promosi ke masyarakat dari dinas pariwisata, soal keamanan COVID-19 dari dinas kesehatan. Kalau tidak dibantu, maka 60% dari sisa UMKM di sini sangat mungkin gulung tikar," ujarnya.
Lihat Juga :