Cuaca Buruk, Bupati Maros Cek Kelengkapan Siaga Bencana

Senin, 21 November 2022 - 20:04 WIB
loading...
Cuaca Buruk, Bupati...
Bupati Maros, Chaidir Syam saat mengecek kesiapsiagaan bencana dalam apel siaga bencana di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Senin (21/11/2022). Foto: SINDOnews/Najmi S Limonu
A A A
MAROS - Cuaca buruk yang melanda Sulsel membuat pemerintah daerah menyiapkan kesiapsiagaan bencana. Salah satunya Pemerintah Kabupaten Maros , Bupati Chaidir Syam pun menggelar apel siaga bencana di Lapangan Pallantikang, Senin (21/11/2022).

Apel yang dipimpin bupati itu dihadiri oleh Wakil Bupati Maros Hj Suhartina Bohari, Ketua DPRD Maros Patarai Amir, Kapolres Maros, Komandan Kodim 1422 ini memastikan kelengkapan kesiapsiagaan bencana.

Chaidir mengatakan, berdasarkan peta rawan bencana, ada beberapa kecamatan yang menjadi langganan bencana khususnya banjir.

Baca juga: Tinjau Titik Longsor di Gowa, Mensos Risma Sarankan Ini untuk Pemprov Sulsel

“Seperti Kecamatan Maros Baru karena luapan air sehingga terjadi banjir, dan kecamatan Lau serta Bantimurung. Kemudian ada kecamatan Tompobulu, Camba dan Cenrana yang rawan bencana longsor,” ujarnya.

Apel ini juga sekaligus mengecek seluruh peralatan SAR pada masing-masing instansi agar peralatan tersebut siap pakai pada saat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana alam.



“Jangan sampai saat ada bencana justru peralatan SAR tidak bisa dipakai karena rusak, misalnya perahi karetnya bocor atau mesinnya rusak. Inilah apel siaga ini kita gelar untuk memastikan seluruh peralatan kebencanaan berfungsi dengan baik,” ungkap ketua PMI Maros ini.

Chaidir menambahkan, untuk 6 kecamatan yang beberapa waktu lalu terendam banjir telah disiagakan posko-posko banjir di tiap kecamatan. Pihak pemerintah bersama TNI, Polri dan stakehorder lainnya serta relawan telah berkoordinasi untuk penanganan banjir.

Baca juga: Cuaca Buruk, 7 Penerbangan di Makassar Delay dan 14 Dialihkan ke Balikpapan

“Kita bersyukur di Maros tidak ada korban jiwa, dan Alhamdulillah banjir 6 kecamatan tersebut sudah surut,” ujarnya.

Berdasarkan laporan dari BMKG hujan masih akan terus mengguyur Maros hingga dua bulan ke depan dan puncak musim hujan akan terjadi pada Desember dan Januari mendatang.

“Mengingat kondisi geografis dan geologis Maros pada umumnya sangat memungkinkan untuk terjadi bencana. Apalagi saat ini intensitas hujan cukup tinggi dan cuaca tidak menentu serta cuaca ekstrim yang bisa menyebabkan bencana hidrometeorologi,” katanya.

Chaidir berharap, apel siaga bencana ini bukan hanya kegiatan yang bersifat seremonial belaka, tetapi merupakan manufestasi kesiapan pemerintah kabupaten, TNI, Polri maupun berbagai komponen masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana.

Baca juga: Pasangan Selingkuh di Gowa Digerebek, Pria Diarak lalu Dihakimi Warga

“Kita tahu dan menyadari bencana alam tidak dapat dihindari tapi yang lebih penting adalah bagaimana upaya kita semua untuk dapat meminimalisir dampak yang mungkin terjadi akibat bencana tersebut atau upaya mitigasi bencana,” katanya.

Di Maros kata Chaidir telah dibentuk desa tangguh bencana dan kampung siaga bencana. “Dengan adanya desa tangguh bencana dan kampung siaga bencana ini tentu diharapkan adanya pengoptimalan partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi bencana di Maros,” pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan ke Depan Hujan...
Sepekan ke Depan Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
55 RT dan 3 Ruas Jalan...
55 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir Imbas Hujan Deras
12 RT di Jaksel Terendam...
12 RT di Jaksel Terendam Banjir Jakarta Akibat Hujan Deras Sore Hari Ini
Ada Gangguan Atmosfer,...
Ada Gangguan Atmosfer, BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat di Jawa-Nusa Tenggara 1-7 Mei 2026
Hujan Lebat dan Angin...
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kabupaten Bogor, Puluhan Rumah Rusak dan Tanggul Jebol
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 20 April 2026, Sedia Payung sebelum Hujan
Kapolri Instruksikan...
Kapolri Instruksikan Jajarannya Mitigasi Cuaca Buruk saat Arus Balik Lebaran 2026
Hujan Deras Intai Indonesia...
Hujan Deras Intai Indonesia hingga Sepekan ke Depan, BNPB: Minta Masyarat Waspada
Seminggu ke Depan Bakal...
Seminggu ke Depan Bakal Hujan Lebat, BMKG: Monsun Asia Menguat
Rekomendasi
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Berita Terkini
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved