Air Mata Ridwan Kamil Menetes saat Ikut Pemakaman Korban Gempa Cianjur
Selasa, 22 November 2022 - 11:13 WIB
loading...
Ridwan Kamil memeluk ayah korban gempa Cianjur. Foto: Ervan/SINDOnews
A
A
A
CIANJUR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengikuti proses pemakaman jenazah salah satu korban gempa bumi, di TPU Sirnalaya Satu, Kabupaten Cianjur. Tampak Ridwan Kamil ikut berduka.
Air mata Gubernur Jawa Barat itu pun tumpah, saat menyaksikan jenazah dimasukkan ke dalam liang lahat.
Tidak lupa, Ridwan Kamil berdoa untuk almarhum dan menaburkan bunga ke makam korban. Ridwan Kamil juga tampak mendengarkan cerita ayah korban saat gempa terjadi kemarin siang.
Baca juga: Gempa M5,6 di Cianjur, BMKG: Gempa Bumi Dangkal yang Memicu Pergerakan
Ridwan Kamil berada di Kabupaten Cianjur sejak kemarin dan hari ini dia memantau secara langsung proses pembangunan kembali fasilitas sarana dan prasarana kesehatan bagi korban gempa bumi.
Baca: 56 Kali Gempa Bumi Susulan Guncang Cianjur dan Sukabumi
Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan M5,6 yang mengguncang Cianjur menewaskan sebanyak 162 orang, dengan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka. Ribuan orang bahkan mengungsi dari rumah mereka.
Tidak hanya itu, ribuan bangunan rumah, fasilitas umum, kantor pemerintah, rumah ibadah, sekolah dan pondok pesantren juga hancur akibat gempa dahsyat tersebut.
Air mata Gubernur Jawa Barat itu pun tumpah, saat menyaksikan jenazah dimasukkan ke dalam liang lahat.
Tidak lupa, Ridwan Kamil berdoa untuk almarhum dan menaburkan bunga ke makam korban. Ridwan Kamil juga tampak mendengarkan cerita ayah korban saat gempa terjadi kemarin siang.
Baca juga: Gempa M5,6 di Cianjur, BMKG: Gempa Bumi Dangkal yang Memicu Pergerakan
Ridwan Kamil berada di Kabupaten Cianjur sejak kemarin dan hari ini dia memantau secara langsung proses pembangunan kembali fasilitas sarana dan prasarana kesehatan bagi korban gempa bumi.
Baca: 56 Kali Gempa Bumi Susulan Guncang Cianjur dan Sukabumi
Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan M5,6 yang mengguncang Cianjur menewaskan sebanyak 162 orang, dengan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka. Ribuan orang bahkan mengungsi dari rumah mereka.
Tidak hanya itu, ribuan bangunan rumah, fasilitas umum, kantor pemerintah, rumah ibadah, sekolah dan pondok pesantren juga hancur akibat gempa dahsyat tersebut.
(san)
Lihat Juga :