Kapolda Kepri: Jenazah ABK WNI yang Tewas di Kapal China Diproses Visum

Rabu, 08 Juli 2020 - 20:24 WIB
loading...
Kapolda Kepri: Jenazah...
ua kapal nelayan berbendara China Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118 berhasil diamankan aparat gabungan di Perairan Singapura, Rabu (8/7/2020). (Foto/Ist)
A A A
BATAM - Tim gabungan dari Polda Kepri, TNI AL, BIN Daerah Kepri, Bakamla, Bea Cukai dan KPLP saling bersinergi dan berhasil mengamankan Kapal Ikan Asing Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118 berbendera China.

Di atas kapal itu diduga telah terjadi tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan seorang anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.

Hal ini disampaikan oleh Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Aris Budiman para pimpinan Tim Gabungan tersebut pada Rabu (8/7/2020) di Lanal Batam. (BACA JUGA: Kapal China Simpan Jenazah Seorang WNI di dalam Frezer)

Diketahui ABK WNI telah meninggal dunia sejak 20 Juni 2020 lalu, dan disimpan di dalam peti es oleh awak kapal China tersebut. Korban diketahui bernama Hasan Afriadi asal Lampung.

Sementara itu, kondisi jenazah yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh tim dokter. Kondisi jenazah sendiri masih utuh dengan menggunakan pakaian serta diberi selimut. "Untuk hasil visumnya kita masih menunggu dari tim dokter," ujar Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, informasi awal yang diterima ada seorang warga negara Indonesia diduga dianiayai hingga meninggal dunia. Seperti pengalaman sebelumnya, sebagian besar tenaga kerja Indonesia yang bekerja di kapal ikan asing itu diperlakukan secara tidak manusiawi. Lalu berdasarkan dokumen untuk mereka bekerja sering kali dipalsukan dan tidak benar isinya.
Kapolda Kepri: Jenazah ABK WNI yang Tewas di Kapal China Diproses Visum

"Jadi dugaan kami kedua kapal ini salah satunya merupakan tempat dilakukannya penganiayaan dan kapal lainnya sebagai saksi yang mengetahui kejadian tersebut," ujar Kapolda. (BACA JUGA: Evakuasi Pemulangan ABK, Satgas Sebut 44 Warga Reaktif Covid-19)

Dijelaskannya bahwa warga negara Indonesia ini juga yang menyampaikan informasi bahwa di kapal tersebut ada mayat. Kuat dugaan bahwa yang bekerja di kapal tersebut merupakan korban trafficking (perdagangan manusia) yang dipekerjakan secara paksa di atas kapal ikan tersebut.

Informasi tentang kejadian ini awalnya diterima pada Rabu (8/7/20) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Namun pihak dari Bakamla dan TNI AL telah mengetahuinya sejak Selasa (7/7/20) malam. (BACA JUGA: Satu ABK WNI yang Bekerja di Kapal China Meninggal di Pakistan)

"Pada pukul 06.00 WIB itu juga saya perintahkan jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kepri untuk bergabung melakukan deteksi dan mencari kapal tersebut termasuk juga helikopter ikut bergabung melakukan pencarian melalui udara," ujarnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Rekomendasi
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Berita Terkini
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved