Tidak Hanya Nekat Rekayasa Kematian karena Terlilit Utang, Urip juga Persiapkan Identitas Baru
Sabtu, 19 November 2022 - 20:53 WIB
loading...
Urip Saputra (40), warga Rancabungur, Kabupaten Bogor, nekat mereyasa kematiannya untuk menghindari utang Rp1,5 miliar. Urip juga bahkan sudah menyiapkan identitas barunya. Foto: Istimewa
A
A
A
BOGOR - Urip Saputra (40), warga Rancabungur, Kabupaten Bogor , diketahui merekayasa kematiannya untuk menghindari utang Rp1,5 miliar. Rekayasa kematian itu sudah dipersiapkan secara matang.
"Mulai dari awal, memesan ambulans, memesan peti jenazah, sampai dengan termasuk skenario sudah sepi di rumahnya yang bersangkutan baru akan keluar dari peti tersebut. Itu sudah dipersiapkan oleh saudara Urip," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di Polres Bogor, Sabtu (19/11/2022). Baca juga: Terlilit Utang Rp1,5 Miliar Jadi Alasan Urip Saputra Merekayasa Kematian
Kata dia, Urip juga telah mempersiapkan rekayasa setelah kabar kematianya. Urip akan membuat identitas baru agar tidak terdeteksi.
"Ini skenario yang disiapkan oleh yang bersangkutan. Setelah sepi rumahnya, keluar peti jenazah tersebut dan menghilang. Karena dianggap sudah meninggal, nanti hidup lagi dengan identitas baru," jelasnya.
"Mulai dari awal, memesan ambulans, memesan peti jenazah, sampai dengan termasuk skenario sudah sepi di rumahnya yang bersangkutan baru akan keluar dari peti tersebut. Itu sudah dipersiapkan oleh saudara Urip," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di Polres Bogor, Sabtu (19/11/2022). Baca juga: Terlilit Utang Rp1,5 Miliar Jadi Alasan Urip Saputra Merekayasa Kematian
Kata dia, Urip juga telah mempersiapkan rekayasa setelah kabar kematianya. Urip akan membuat identitas baru agar tidak terdeteksi.
"Ini skenario yang disiapkan oleh yang bersangkutan. Setelah sepi rumahnya, keluar peti jenazah tersebut dan menghilang. Karena dianggap sudah meninggal, nanti hidup lagi dengan identitas baru," jelasnya.
Lihat Juga :