Romantisme Sungai Citarum dan Kenangan Doni Monardo
Sabtu, 19 November 2022 - 09:17 WIB
loading...
Romantisme Sungai Citarum dan Kenangan Doni Monardo program Citarum Harum yang dicetuskan saat menjabat Pangdam III/Siliwangi 2017 lalu. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Kenangan 4 Desember 2017 menari-nari di benak Letjen TNI (Purn) Doni Monardo. Sebuah momen tak terlupakan ketika ia menyeruput kopi bersama Presiden Jokowi di warung kopi “Sejiwa”, Jalan Progo, Bandung, Jawa Barat.
![Romantisme Sungai Citarum dan Kenangan Doni Monardo]()
Doni pun mencoba meniti kembali kenangan itu saat ada kegiatan ke Bandung untuk menjadi narasumber, diskusi bertajuk "Bela Negara, Jaga Alam". Ibarat “pucuk dicinta ulam tiba”.
Baca juga: Kualitas Air Sungai Citarum Meningkat
Lebih relevan lagi karena acara itu terkait erat dengan program Citarum Harum. Hal itu disampaikan staf khusus Doni Monardo, Egy Massadiah dalam keterangan tertulisnya.
Bagi Komisaris Utama BUMN MIND ID ini, semakin banyak pihak peduli program Citarum Harum yang dicetuskan saat menjabat Pangdam III/Siliwangi 2017 lalu dipayungi Perpres No. 15 tahun 2018, maka tentu semakin bernas.
Upaya menjaga “Citarum Harum” tersebut berlangsung Kamis (17/11/2022). Pemrakarsanya adalah Komandan Kodiklat Angkatan Darat (Dankodiklatad), Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono. Ia menggagas kegiatan “Sinergi Pentahelix Sukseskan Citarum Harum”.
Kegiatan diikuti Siswa Diklapa II TNI AD dan Sespimma Polri TA 2022 dan dipusatkan di Sektor 5 Citarum Harum di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tentu sesuatu yang istimewa, para siswa yang merupakan calon calon pemimpin di masa depan mendapat bekal langsung dari pelaku program Citarum Harum.
Baca juga: Pasca-Perpres Terbit, Volume Sampah di Sungai Citarum Berkurang Ribuan Ton
Direktur Pendidikan Kodiklatad, Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus sebagai ketua penyelenggara menyampaikan, kegiatan ini adalah pembelajaran bagi siswa Diklapa II TNI AD dan Sespimma Polri. Tujuannya membangun sinergi antara TNI AD dan Polri dalam tugas, sesuai arahan Panglima TNI, Kasad, dan Kapolri.
Judi lulusan Akmil 1993 adalah anggota langsung Doni saat masih sama sama bertugas di Wantanas. Judi menjabat Analis Kebijakan Bid Pengembangan Bela Negara, Deputi Pengembangan Setjen Wantanas (2019-2021). Ketika Doni menduduki Kepala BNPB dan Ketua Satgas Covid 19, Judi pun kerap mendukung langsung penugasan terkait kebencanaan dari Doni.
Romantis Tepi Sungai
Sekadar me-refresh fakta, Program Citarum Harum dibagi menjadi 23 sektor yang masing-masing dipimpin Komandan Sektor (Dansektor) yaitu perwira berpangkat Kolonel. Mereka bekerja di bawah koordinasi Komandan Satgas Citarum Harum. Masing-masing DanSektor tentu ingin sektornya kinclong dan wangi.
Jika selama ini, Sektor 1 (hulu Citarum di Cisanti) sering disebut sebagai sektor paling asri, kini tidak lagi. Sektor 5 tak kalah cantik. Sektor ini bahkan sering disebut “sektor romantis di tepi sungai”.
Salah satu yang viral adalah Spot Taman Icon di Kampung Sapan, Desa Bojong Mas, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Di sini menjadi semacam pusat beragam aktivitas, mulai dari wahana edukasi, olahraga, hingga ajang kongkow kongkow.
Taman Icon tertata indah dengan aneka bunga warna warni. Juga ditanam aneka sayuran, tanaman obat dan bumbu seperti jahe, kunyit, lengkuas, serai. Tak ketinggalan buah-buahan; jeruk lemon, jambu kristal, mangga, alpukat, rambutan, pepaya, dan lain-lain.
Di sudut lain, tampak gazebo, jogging track yang multi fungsi menjadi tempat senam warga dan area bermain anak, mushola, posko, dan kolam ikan. Semua dilengkapi spot selfie yang eksotik. Sejumlah fasilitas tempat duduk menghadap Citarum, acap dijadikan spot foto.
Jika Anda datang hari ini, maka tidak akan pernah menyangka, lokasi ini dulunya kumuh. Tempat pembuangan sampah. Bau dan kotor. Lebih bernuansa horror, karena untuk mencapai lokasi ini harus melewati lokasi kuburan. Belum lagi gempuran media internasional dengan julukan sungai terkotor.
"Saking banyaknya sampah kita bisa berjalan di atas sungai," ujar Doni.

Doni pun mencoba meniti kembali kenangan itu saat ada kegiatan ke Bandung untuk menjadi narasumber, diskusi bertajuk "Bela Negara, Jaga Alam". Ibarat “pucuk dicinta ulam tiba”.
Baca juga: Kualitas Air Sungai Citarum Meningkat
Lebih relevan lagi karena acara itu terkait erat dengan program Citarum Harum. Hal itu disampaikan staf khusus Doni Monardo, Egy Massadiah dalam keterangan tertulisnya.
Bagi Komisaris Utama BUMN MIND ID ini, semakin banyak pihak peduli program Citarum Harum yang dicetuskan saat menjabat Pangdam III/Siliwangi 2017 lalu dipayungi Perpres No. 15 tahun 2018, maka tentu semakin bernas.
Upaya menjaga “Citarum Harum” tersebut berlangsung Kamis (17/11/2022). Pemrakarsanya adalah Komandan Kodiklat Angkatan Darat (Dankodiklatad), Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono. Ia menggagas kegiatan “Sinergi Pentahelix Sukseskan Citarum Harum”.
Kegiatan diikuti Siswa Diklapa II TNI AD dan Sespimma Polri TA 2022 dan dipusatkan di Sektor 5 Citarum Harum di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tentu sesuatu yang istimewa, para siswa yang merupakan calon calon pemimpin di masa depan mendapat bekal langsung dari pelaku program Citarum Harum.
Baca juga: Pasca-Perpres Terbit, Volume Sampah di Sungai Citarum Berkurang Ribuan Ton
Direktur Pendidikan Kodiklatad, Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus sebagai ketua penyelenggara menyampaikan, kegiatan ini adalah pembelajaran bagi siswa Diklapa II TNI AD dan Sespimma Polri. Tujuannya membangun sinergi antara TNI AD dan Polri dalam tugas, sesuai arahan Panglima TNI, Kasad, dan Kapolri.
Judi lulusan Akmil 1993 adalah anggota langsung Doni saat masih sama sama bertugas di Wantanas. Judi menjabat Analis Kebijakan Bid Pengembangan Bela Negara, Deputi Pengembangan Setjen Wantanas (2019-2021). Ketika Doni menduduki Kepala BNPB dan Ketua Satgas Covid 19, Judi pun kerap mendukung langsung penugasan terkait kebencanaan dari Doni.
Romantis Tepi Sungai
Sekadar me-refresh fakta, Program Citarum Harum dibagi menjadi 23 sektor yang masing-masing dipimpin Komandan Sektor (Dansektor) yaitu perwira berpangkat Kolonel. Mereka bekerja di bawah koordinasi Komandan Satgas Citarum Harum. Masing-masing DanSektor tentu ingin sektornya kinclong dan wangi.
Jika selama ini, Sektor 1 (hulu Citarum di Cisanti) sering disebut sebagai sektor paling asri, kini tidak lagi. Sektor 5 tak kalah cantik. Sektor ini bahkan sering disebut “sektor romantis di tepi sungai”.
Salah satu yang viral adalah Spot Taman Icon di Kampung Sapan, Desa Bojong Mas, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Di sini menjadi semacam pusat beragam aktivitas, mulai dari wahana edukasi, olahraga, hingga ajang kongkow kongkow.
Taman Icon tertata indah dengan aneka bunga warna warni. Juga ditanam aneka sayuran, tanaman obat dan bumbu seperti jahe, kunyit, lengkuas, serai. Tak ketinggalan buah-buahan; jeruk lemon, jambu kristal, mangga, alpukat, rambutan, pepaya, dan lain-lain.
Di sudut lain, tampak gazebo, jogging track yang multi fungsi menjadi tempat senam warga dan area bermain anak, mushola, posko, dan kolam ikan. Semua dilengkapi spot selfie yang eksotik. Sejumlah fasilitas tempat duduk menghadap Citarum, acap dijadikan spot foto.
Jika Anda datang hari ini, maka tidak akan pernah menyangka, lokasi ini dulunya kumuh. Tempat pembuangan sampah. Bau dan kotor. Lebih bernuansa horror, karena untuk mencapai lokasi ini harus melewati lokasi kuburan. Belum lagi gempuran media internasional dengan julukan sungai terkotor.
"Saking banyaknya sampah kita bisa berjalan di atas sungai," ujar Doni.
Lihat Juga :