Gerebek Kampung Boncos, Polisi Libatkan 2 Anjing Pelacak K9

Jum'at, 18 November 2022 - 18:46 WIB
loading...
Gerebek Kampung Boncos,...
Polisi kembali mengerebek Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Berbeda dari penggerebekan sebelumnya, kali ini polisi dibantu dengan dua ekor anjing pelacak. Foto: MPI/Dimas Choirul
A A A
JAKARTA - Polisi kembali mengerebek Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Berbeda dari penggerebekan sebelumnya, kali ini polisi dibantu dengan dua ekor anjing pelacak milik K9 Polda Metro Jaya.

Dua ekor anjing pelacak tersebut masing-masing berjenis german shepherd yang diberi nama Rocky dan rottweiler yang diberi nama Ares.

Saat mendatangi lokasi, Jumat (18/11/2022) kedua anjing yang didampingi oleh pawangnya itu berpencar ke sejumlah area yang diduga kuat terdapat barang bukti narkotika.

Baca juga: Gerebek Kampung Boncos, 2 Mantan Polisi Ditangkap

Pencarian dimulai dengan menelusuri tiap rumah kontrakan yang berada di tengah-tengah pemukiman padat warga. Tak butuh waktu lama, Anjing berjenis german shepherd langsung menyambar ke sebuah pintu rumah kontrakan.

Petugas yang mengetahui kecurigaan penghuni kontrakan itu langsung mengetuk pintu rumah. Setelah beberapa kali diketuk, penghuni rumah sengaja tidak mengiraukan kedatangan petugas.

Lantaran tak dibuka oleh penghuni rumah, polisi kemudian mendobrak rumah tersebut dan langsung melakukan pemeriksaan isi rumah. Dari tempat itu, polisi mengamankan satu orang.



Sementara di luar area perkampungan, anjing berjenis rottweiler sempat mengejar warga yang diduga sebagai pengguna sekitar sepuluh orang. Namun, para warga itu berhasil berpencar dan melarikan diri lewat jalan-jalan tikus. Hanya satu orang saja yang berhasil ditangkap oleh polisi.

Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim mengatakan, dalam penggerebekan kali ini pihaknya mengamankan dua orang yang diduga sebagai pengguna narkotika.

Meski tidak menemukan barang bukti narkotika, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 100 botol kecil, satu alat hisap, dan puluhan plastik klip yang diduga untuk menaruh sabu dan dua senjata tajam (sajam) berjenis samurai.

"Iya, kami tetap amankan (dua orang ini), ke depannya kami kembangkan, apakah sajam ini digunakna untuk kejahatan lainya, kita lihat nanti perkembangannya," kata Dodi.

Pihaknya mendapati sejumlah kendala dalam penggerebekan kali ini. Dimana, kondisi di Kampung Boncos saat ini banyak jalan tikus.

"Kami lihat di sini bahyak jalan tikus, dan kedua kami lihat keterbatasan anggota kami. Sehingga kami akan memaksimalkan jumlah anggota dengan berkoordinasi bersama polres," ujarnya.

Ke depannya, kata Dodi, pihaknya akan menutup jalan tikus yang diduga sebagai alternatif jalur para pengguna maupun bandar untuk keluar masuk perkampungan itu.

"Karena selama ini kita menggunakan 3 jalur masuk, sedangkan di sini ada lebih dr 3 jalur masuk, barangkali 11 jalur. Itu yg akan kami maksimalkan dengan polres," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNN Gerebek Pabrik Etomidate...
BNN Gerebek Pabrik Etomidate di Apartemen Kawasan Sudirman Beromzet Rp18 Miliar, 2 WNA Ditangkap
Bantu Cari Korban Jiwa...
Bantu Cari Korban Jiwa Bencana Banjir Sumatera, Basarnas Kerahkan Anjing K-9
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Rekomendasi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved