420 Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unpas Ikuti Workshop SKPI

Kamis, 17 November 2022 - 08:49 WIB
loading...
420 Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unpas Ikuti Workshop SKPI
Sebanyak 420 mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Pasundan menggelar acara Workshop Kompetensi Pendukung Surat Keterangan Pendamping Ijazah untuk mahasiswa angkatan 2019.
A A A
BANDUNG - Sebanyak 420 mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (Unpas) menggelar acara Workshop Kompetensi Pendukung Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) untuk mahasiswa angkatan 2019.

Acara ini digelar selama 4 hari pada 13-17 November 2022 di Aula Kampus Unpas, Jalan Lengkong, Kota Bandung.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Rasman Sonjaya mengatakan, SKPI adalah dokumen tambahan diluar ijazah dan transkip nilai. Jika dulu hanya dibekali dengan Ijazah dan transkip nilai, mulai angkatan 2019, pihaknya akan membekali dengan SKPI.

“SKPI itu sendiri menjelaskan tentang kondisi objektif mengenai prestasi dan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa, dengan dokumen itu juga menujukan kesiapan mereka untuk bisa diterima di dunia kerja," ujar Rasman, Rabu (16/11/2022).

Adapun komponen dari SKPI itu terdiri dari prestasi selama mahasiswa kuliah, baik kegiatan workshop, seminar, termasuk di dalamnnya adalah kompetensi.

Mencapai itu panitia acara bermitra dengan empat lembaga yang terpilih dari berbagai bidang yaitu humas, Public Relation (PR), pelatihan jurnalis, serta workship public speaking dan Chlorine Digital Media untuk Workshop Digital marketing.

“Tujannya, kita ingin melaksanakan amanah Undang-Undang no 12 tahun 2012. Kedua, kita akan melaksanakan amanah Kemenristekdikti no 59 tahun 2018, bahwa perguruan tinggi harus menerbitkan SKPI,” jelasnya.

Melalui bekal SKPI ini, lanjut dia, mahasiswa Unpas, khususnya Ilmu Komunikasi punya keunggulan dibandingkan dengan lulusan lain yang belum memiliki SKPI. Sebab, SKPI memiliki nilai plus dalam dunia kerja karena memiliki kompetensi sendiri.

“Tujuannya adalah kita ingin memberikan nilai lebih kepada lulusan kita, supaya mereka bisa berkompetensi di dunia kerja," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I Kunkunrat menambahkan, dengan mengikuti kegiatan ini, bahwa lulusan ini nantinya dia akan melihat masa depan dalam tiga hal, pertama studi lanjut, bekerja di tempat yang ditujunya, dan berwirausaha.

“Studi lanjut itu kan memerlukan tes potensi akademik, disitu ada keterhubungan. Di dunia usaha, dan di dunia kerja, perusahaan, baik itu intstitusi swasta maupun negeri, itu kan melihat kompetensinya, apa tambahannya,” papar Kunkunrat.

Baca: Terungkap, Bupati Purwakarta Gugat Cerai karena Tak Dapat Nafkah Lahir Batin.

Ia berharap kegiatan yang memberi keringanan untuk steakholder memilih sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan keperluannya.

“Untuk itu harapan saya, terus ini dikembangkan menjadi aktivitas yang betul-betul proposional, menampilkan kompetensi mahasiswa yang sebenarnya. Memang di Fisip Unpas ini yang ditekankan adalah angkatan 2019 ini,” pungkasnya.
(nag)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2143 seconds (10.177#12.26)