Lumajang, Rumah Para Dewa Tempat Persemaian Islam Pertama di Jawa
Kamis, 17 November 2022 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, Kerjaan Sumenep berada di bawah Singasari dan bukan sebagai kerajaan yang merdeka seperti Lumajang.
Baca: Doktor UIN: Turki Utsmani Ada Hubungan dengan Kerajaan Islam Jawa
Dalam babad Pararaton, disebutkan bahwa ketika menjadi Adipati Sumenep (1269 Masehi), Arya Wiraraja baru berusia 37 tahun. Sehingga diperkirakan dia lahir pada 1232 Masehi dan wafat pada 1316 Masehi.
Menurut data arkeologi, makam Arya Wiraraja dan Arya Menak Koncar, di Susun Beting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukadana, Lumajang, mereka dimakamkan secara Islam. Hingga kini, makam mereka diziarahi orang Islam.
Begitupun dengan makam Ranggalawe, putra sulung Arya Wiraraja juga dimakamkan secara Islam. Pada masa Kerajaan Majapahit, Kerajaan Lumajang Tigang Juru merupakan kerajaan yang merdeka.
Baca: Kesultanan Demak Ternyata Bukan Kerajaan Islam Pertama di Jawa, Ini Fakta Sebenarnya
Baca: Doktor UIN: Turki Utsmani Ada Hubungan dengan Kerajaan Islam Jawa
Dalam babad Pararaton, disebutkan bahwa ketika menjadi Adipati Sumenep (1269 Masehi), Arya Wiraraja baru berusia 37 tahun. Sehingga diperkirakan dia lahir pada 1232 Masehi dan wafat pada 1316 Masehi.
Menurut data arkeologi, makam Arya Wiraraja dan Arya Menak Koncar, di Susun Beting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukadana, Lumajang, mereka dimakamkan secara Islam. Hingga kini, makam mereka diziarahi orang Islam.
Begitupun dengan makam Ranggalawe, putra sulung Arya Wiraraja juga dimakamkan secara Islam. Pada masa Kerajaan Majapahit, Kerajaan Lumajang Tigang Juru merupakan kerajaan yang merdeka.
Baca: Kesultanan Demak Ternyata Bukan Kerajaan Islam Pertama di Jawa, Ini Fakta Sebenarnya
Lihat Juga :