IPW: Kita Dapat Menjadi Sahabat Polisi dengan Kritik yang Konstruktif

Senin, 14 November 2022 - 08:53 WIB
loading...
IPW: Kita Dapat Menjadi...
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mengatakan bahwa reformasi di tubuh Polri harus dimulai sejak rekrutmen. (Ist)
A A A
SERANG - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diminta benahi proses rekrutmen personel dalam rangka mewujudkan polisi idaman masyarakat yakni polri yang humanis dan profesional. Hal tersebut terangkum dalam diskusi publik "Polisi Sipil Idaman Masyarakat" yang digelar Korps Mahasiswa dan Pemuda NKRI (KOMPAN) di Kota Serang, Banten, Minggu (13/11/2022).

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mengatakan bahwa reformasi di tubuh Polri harus dimulai sejak rekrutmen. Menurutnya, Polri sendiri telah mengalami berkali-kali reformasi yang mampu dijalankan.

Misalnya reformasi struktural yang sebelumnya di bawah TNI hingga kini berada langsung di bawah Presiden dengan tujuan agar tidak menggunakan cara-cara kekerasan dalam bertindak. "Reformasi kultural ini yang belum berhasil, yang tidak berjalan, " katanya.

Sugeng mencontohkan Kasus Sulastri, di mana Calon Polisi Wanita (Polwan) bernama Sulastri Irwan asal Kabupaten Kepulauan Sula digugurkan sebagai calon siswa bintara polisi gelombang ke II/2022. Di mana Sulastri diberitakan telah lulus semua Tes Pantukir, yakni sidang penetapan kelulusan akhir dalam seleksi penerimaan.

"Dalam rekruitmen polisi ada satu prinsip yang harus ditetapkan kepolisian, bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah) dalam fenomena Sulastri timbul polemik yang membuat publik makin tidak percaya institusi kepolisian. Sulastri mengaku sudah lulus sampai Pantukir, polisi bilang tidak lulus, lalu dibilang batas umur melewati syarat saat diumumkan. Nah itu fenomena yang perlu menjadi perhatian," tegas Sugeng.

Kendati demikian, Sugeng menekankan demi reformasi Polri untuk menghasilkan Polisi Sipil Idaman Masyarakat, mengutip perkataan Mahfud MD, bahwa lebih baik ada polisi buruk dari pada sehari tanpa polisi, maka seluruh pihak di lapisan masyarakat harus berperan aktif dalam membangun kepolisian dengan cara-cara yang baik.

"Polisi harus diajak dialog, kita harus menjadi sahabat polisi untuk mendidik," ujarnya.

Ditempat yang sama, Tokoh Masyarakat Banten yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar, Embay Mulya Syarief saat ini merupakan momentum yang tepat untuk Polri melakukan berbagai perbaikan guna memenuhi harapan masyarakat setelah berbagai peristiwa yang menjadi sorotan publik.

Baca: Astaga! Sampah Domestik di Perkampungan Surabaya Capai 20 Truk.

"Kalau bicara upaya perbaikan Polri kita harus bicara sistem. Apa itu, ya sebagai sebuah institusi bisa dimulai dari input, proses dan nanti baru outputnya. Inputnya itu dari proses awal yakni rekrutmen yang jujur, terbuka dan akuntabel. Sementara prosesnya adalah pembinaan yang melekat," kata Embay.

Dalam hal ini pembinaan personil meliputi emotional question, kecerdasan spiritualitas. Menurutnya, dengan kecerdasan yang dimiliki para personil dipadukan dengan kecerdasan spiritualitas yang dibangun sejak tahap rekrutmen, maka diyakini Polri kedepan akan lebih dekat dengan kata humanis dan profesional.

"Jangan hanya mengandalkan kecerdasan intelektual, percuma hanya berprilaku baik di depan Komandannya, sementara dibelakangnya tidak, Tapi kalau mereka merasa diawasi oleh Tuhan maka akan disiplin kapanpun dan dimanapun," pungkas Embay.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3.067 Personel Polri...
3.067 Personel Polri Dikerahkan Amankan Demo di Jakpus Hari Ini
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
Cara Sandiaga Uno Bikin...
Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Rekomendasi
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved