Pembatasan Jumlah Penonton Konser di DKI, Momentum Instropeksi dan Evaluasi

Minggu, 13 November 2022 - 09:53 WIB
loading...
Pembatasan Jumlah Penonton...
Jubir Muda Partai Amanat Nasional (PAN) Dimas Prakoso Akbar. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jubir Muda Partai Amanat Nasional (PAN) Dimas Prakoso Akbar menilai aturan terbaru mengenai penyelenggaraan konser musik di Jakarta harus menjadi bahan evaluasi dan introspeksi oleh para pihak terkait.

Evaluasi itu mulai dari penyelenggara, sponsor, aparat keamanan, pengelola venue, hingga penonton.”Sebetulnya sangat disayangkan karena deretan konser musik belakangan ini merupakan momentum kebangkitan sektor ekonomi kreatif,” kata Dimas, Minggu (13/11/2022).

Menurut dia, sewaktu diawal pandemi covid19 para stakeholder konser musik seperti event organizer, penata sound, penata lighting, para artis dan kru, menghadapi situasi prihatin karena pendapatan berkurang drastis. Baca juga: Menaker Didemo Buruh, Jubir Muda PAN: Temui dan Ajak Diskusi

Saat ini, kata dia, mulai tumbuh harapan bahwa konser musik sudah diizinkan lagi yang artinya usaha-usaha di bidang penyelenggaraan konser kembali meraup keuntungan namun karena rentetan kelalaian belakangan ini maka kembali dibatasi oleh peraturan.

”Dalam hal ini kita patut mengapresiasi petugas keamanan khususnya polri karena sejak insiden Kanjuruhan Malang memang Polri memetik pelajaran sehingga tidak mau mengambil risiko dan memilih untuk melakukan pengetatan di lapangan,” ujarnya.

Sebut saja misalnya di festival Berdendang Bergoyang dan NCT 127. Petugas keamanan menjalankan fungsi deteksi, pencegahan, dan penindakan. Meskipun mengecewakan para penonton dan pemegang tiket tetapi di sisi lain tidak terjadi insiden yang semakin buruk.

”Inilah saatnya seluruh stakeholder konser musik berintrospeksi dan evaluasi agar lebih mempertimbangkan faktor kelayakan, keselamatan, serta kenyamanan penonton. Jangan hanya ramai dan memikirkan untung jangka pendek tapi juga harus safe,” ungkapnya. Baca juga: Jubir Muda PAN Dimas ke Giring: Kritik Kebijakan Jangan Personal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakai Mobil Listrik...
Pakai Mobil Listrik di Jakarta Bisa Dapat Insentif PKB 0%, Ini Ketentuannya
Afgan Buka Konser Retrospektif...
Afgan Buka Konser Retrospektif dengan Misteri Dunia, Disambut Riuh Ribuan Penonton
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Rekomendasi
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Berita Terkini
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved