Warga Tidak Yakin Satu Keluarga di Kalideres Meninggal karena Kelaparan

Sabtu, 12 November 2022 - 16:28 WIB
loading...
Warga Tidak Yakin Satu...
Kasus penyebab kematian satu keluarga di Citra Garden Satu Extension, Kalideres, hingga kini masih misterius. Warga pun ragu dengan kelaparan yang disebit sebagai penyebabnya. Foto: Dok/MPI
A A A
JAKARTA - Kasus penyebab kematian satu keluarga di Citra Garden Satu Extension, RT 07 RW 15 Blok AC5/7, Kalideres, Jakarta Barat , hingga kini masih misterius. Bahkan, kematian empat orang yang disebut kelaparan itu juga diragukan.

“Saya tidak yakin di DKI Jakarta ini meninggal karena kelaparan. Kalau dilihat dari segi rumah yang tinggal di kawasan kompleks tidak mungkin dia tidak makan,” kata Tokoh Pemuda (Tomud) Jakarta Barat Umar Abdul Aziz di Jakarta, Sabtu (12/11/2022). Baca juga: Kronologi Penemuan Satu Keluarga Tewas Membusuk di Kalideres

Umar yang juga menjabat sebagai Wakil DPD KAI Jakarta Barat ini mengatakan, satu keluarga meninggal diduga akibat mendapatkan beban yang sangat tinggi. Kata sia, sehingga satu keluarga itu menutup diri dari lingkungan masyarakat.

“Bahkan dari media yang saya baca, mereka memiliki mobil dan rumah yang diduga bernilai Rp3,8 miliar. Tidak patut, bahwasannya dugaan meninggal karena kelaparan,” kata Umar.

Maka itu, dia meminta, masyarakat tidak serta merta menyalahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat. Dia mengimbau, agar masyarakat lebih dahulu mencari kebenaran dan faktanya tidak asal bunyi alias asbun.

“Jadi tidak serta merta kita mencari kambing hitam dari musibah yang menimpa keluarga di Kalideres tersebut. Dalam hal ini masyarakat tidak boleh menyalahkan Pemkot, karena kita harus menilai secara objektif dari fakta yang ada," imbuhnya.

Sebelumnya, peristiwa meninggalnya satu keluarga di perumahan mewah Citra Garden, RW 15 Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat, menggemparkan warga sekitar.Mereka adalah Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40) dan Budianto (69).

Jenazah satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri, anak perempuan dan paman tersebut sudah dilakukan autopsi oleh Tim dokter forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati Jakarta.

Hal serupa disampaikan oleh Handoyo, kerabat korban. Ia menerangkan, kondisi perekenomian keempat korban tidak tergolong sulit.

"Keluarga saya itu tidak terlalu sulit, jadi bukan kelaparan. Kemungkinan karena dia terlalu tertutup saja tidak berinteraksi kepada siapapun, kalau memang dia kelaparan pasti dong bisa menghubungi keluarga," ujar Handoyo selaku ipar dari istrinya korban ibu RM.

Sementara, Ibu Ris Astuti selaku adik dari korban RM mengaku dirinya terakhir komunikasi sekitar lima tahun yang lalu. Saat itu tidak terlihat adanya kejanggalan."Saya selaku adik korban saja jarang komunikasi, apalagi sama orang lain, korban terlalu tertutup," ucapnya.



Ia berhubungan paling hanya sekedar memberikan ucapan ulang tahun saja. Iadengan adiknya (korban) RM ini tidak ada masalah."Kami sering guyon lah ibarat layaknya seperti kakak dan adik," katanya.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat AKP Syafri Wasdar menerangkan, perlu kami sampaikan tidak ada sisa atau bekas makanan itu keterangan sementara tapi belum tentu menjadi penyebab kematian.Menurut dokter, jenazah yang dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih sebelum meninggal.

Keterangan keluarganya mengatakan dia tidak pernah berkomunikasi dengan keluarga inti karena dia yang perempuan itu tujuh bersaudara."Kemudian kemarin disampaikan bahwa tidak ditemukan sisa atau bekas makanan di lambung, itu keterangan sementara," ucapnya.

Menurut dokter, bahwa jenazah yang melakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih sebelum meninggal. Baca juga: Sebelum Meninggal, Satu Keluarga di Kalideres Minta PLN Matikan Listrik

"Tidak ditemukan ada makanan bukan berarti kelaparan, bisa saja orang tersebut tidak mau makan atau tidak berusaha mencari makanan. Tapi keluarga itu memang tertutup dan tidak bersosialisasi," tuturnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Dituding Sengaja...
AS Dituding Sengaja Dorong Warga Kuba ke dalam Kelaparan
Prediksi Suram IMF Soal...
Prediksi Suram IMF Soal Perang AS-Israel vs Iran: 45 Juta Orang Terancam Kelaparan
Geger! 11 Orang Jadi...
Geger! 11 Orang Jadi Tersangka Rekayasa Ekspor CPO, Ada Keterlibatan Pejabat
Rekomendasi
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Ibtihal Aboussad Dipecat...
Ibtihal Aboussad Dipecat Microsoft karena Menentang Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved