Driver Ojol Tendang Konsumen di Bandung, Grab: Kemitraan Telah Diputus dan di-Blacklist
Sabtu, 12 November 2022 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Grab sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat untuk membantu memfasilitasi pertemuan antara calon penumpang dengan pengemudi atas nama pribadi yang bersangkutan.
"Pengemudi menyatakan bersedia untuk melakukan pertemuan secara tertutup, memohon maaf secara langsung, dan mengunggah permohonan maaf pada akun media sosial miliknya," sambung Richard Aditya.
Selanjutnya, Grab siap bekerja sama dengan pihak berwenang dan mendukung proses penyelidikan lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Sebab, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan baik penumpang maupun mitra pengemudi merupakan prioritas utama Grab.
"Grab tidak menolerir segala bentuk kekerasan dan akan selalu mengambil langkah tegas sesuai peraturan dan hukum yang berlaku," tegasnya.
Sebelumnya, atlet binaraga, Anoy Roz dianiaya oleh pengemudi Ojol. Bersama kuasa hukumnya, wanita berbadan kekar tersebut akhirnya melapor ke Polrestabes Bandung, terkait penganiayaan yang dialaminya.
Kasi Humas Polrestabes Bandung, AKP Rose membenarkan bahwa korban penganiayaan telah membuat laporan ke Satreskrim Polrestabes Bandung, pada Senin (7/11/2022) lalu.
"Pengemudi menyatakan bersedia untuk melakukan pertemuan secara tertutup, memohon maaf secara langsung, dan mengunggah permohonan maaf pada akun media sosial miliknya," sambung Richard Aditya.
Selanjutnya, Grab siap bekerja sama dengan pihak berwenang dan mendukung proses penyelidikan lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Sebab, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan baik penumpang maupun mitra pengemudi merupakan prioritas utama Grab.
"Grab tidak menolerir segala bentuk kekerasan dan akan selalu mengambil langkah tegas sesuai peraturan dan hukum yang berlaku," tegasnya.
Sebelumnya, atlet binaraga, Anoy Roz dianiaya oleh pengemudi Ojol. Bersama kuasa hukumnya, wanita berbadan kekar tersebut akhirnya melapor ke Polrestabes Bandung, terkait penganiayaan yang dialaminya.
Kasi Humas Polrestabes Bandung, AKP Rose membenarkan bahwa korban penganiayaan telah membuat laporan ke Satreskrim Polrestabes Bandung, pada Senin (7/11/2022) lalu.
Lihat Juga :