Sinergis Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR Wujudkan Penanganan Banjir Rob dan Kemiskinan di Belawan

Jum'at, 11 November 2022 - 13:53 WIB
loading...
Sinergis Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR Wujudkan Penanganan Banjir Rob dan Kemiskinan di Belawan
Bobby Nasution penuhi janji menangani banjir rob di kawasan Medan Belawan. Kolaborasi dan koordinasi yang dilakukannya sebagai Wali Kota Medan dengan Kementerian PUPR tunjukkan hasil
A A A
KOTA MEDAN - Bobby Nasution memenuhi janjinya untuk menangani banjir rob di kawasan Medan Belawan. Kolaborasi dan koordinasi yang dilakukannya sebagai Wali Kota Medan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan hasil.

Pembangunan tanggul rob pun dimulai yang hasilnya nanti tidak hanya mengatasi persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat, namun juga masalah kemiskinan ekstrim maupun kesehatan di Kecamatan Medan Belawan.

Pada Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Rob Belawan Tahun Anggaran 2022 di kantor PT Pelndo (Persero) Regional I, Jalan Lingkar Pelabuhan Belawan akhir Oktober lalu, Bobby Nasutio kembali menegaskan dukungan total Pemko Medan pada pembangunan prasarana pengendalian banjir rob di Belawan yang dilakukan Kementrian PUPR RI melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) Sumatera II. Bobby berharap agar tahapan demi tahapan pembangunan tanggul rob ini dapat berjalan dengan baik sesuai perencanaan.

“Sisa masa pelaksanaan efektif hanya tersisa dua bulan lagi hingga Desember 2022. Oleh karenanya kita harus melakukan percepatan pekerjaan dan koordinasi lebih intens dengan pihak-pihak terkait,” ungkapnya.
Sinergis Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR Wujudkan Penanganan Banjir Rob dan Kemiskinan di Belawan

Sebelummya dalam rapat, Kepala BWS Sumatera II Muhammad Firman mengungkapkan, progress pembangunan tanggul rob di Zona A di Kelurahan Belawan I telah mencapai 25%. Ditargetkan akan selesai pada Desember 2022. Kemudian dilanjutkan pembangunan tanggul di Zona B, C dan D serta pembangunan rumah pompa.

Yang menjadi kendala, sambung Firman, masalah jaringan utilitas baik kabel maupun pipa serta persoalan lahan. Firman berharap pihak terkait dengan jaringan utilitas dalam secepatnya melakukan penanganan sehingga pembangunan tanggul rob berjalan dengan lancar dan dapat selesai tepat waktu. Begitu juga dengan PT Pelindo sebagai pemilik lahan yang terkena pembangunan tanggul rob diharapkan segera menyelesaikan.

Menanggapi ini, Bobby Nasution meminta agar semua pihak mendukung percepatann pembangun tanggul rob di Zona A ini agar selesai sesuai target.

“Jika pembangunan tanggul rob di Zona A selesai, tentunya ini dapat menjadi motivasi sekaligus sosialisasi bagi warga yang bermukim di Zona B, C dan D guna mendukung pembangunan tanggul rob yang dilakukan. Saya mengharapkan dukungan semua yang hadir dalam rapat ini sehingga pembangunan yang dilakukan berjalan lancar dan sesuai target yang ditetapkan,” pungkas menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Regional I PT Pelindo Yarham Harid didampingi Direktur Teknik Subholding PT Pelindo Multi Terminal Prakosa Hadi Takariyanto pun menyatakan pihaknya siap mendukung kegiatan tersebut, termasuk menyelesaikan masalah lahan.

Dukungan juga disampaikan Asintel Danlanmtamal I Belawan Kolonel Dafris yang hadir dalam rapat koordinasi bersama Danyon Marhanlan I Belawan Letkol Mar Indra Fauzi Umar, Manager Maintenance PT Telkom Medan Sumedi Abdillah, serta Kepala Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Belawan Muhammad Idham Nasution.

Dua hari setelah rapat koordinasi ini, Bobby Nasution menerima kunjungan Kepala BPIW Kementerian PUPR RI Rachman Arief Dienaputra di rumah dinasnya. Rachman Arief Dienaputra memaparkan, penanganan terintegrasi kawasan Belawan terbagi dalam 4 zona yakni Zona A (Kelurahan Belawan I) fokus kepada perlindungan fasilitas strategis melalui program tanggul 378 m dan parapet 598 m, 2 pintu pompa dan 1 polder serta collector drain 920 m.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2589 seconds (10.101#12.26)