Sebelum Pecah Pertempuran November 1945, Bung Tomo Lakukan Diplomasi dan Politik

Kamis, 10 November 2022 - 07:01 WIB
loading...
Sebelum Pecah Pertempuran...
Bung Tomo.Foto/ist
A A A
SURABAYA - Bulan November 1945 menjadi hari-hari sibuk bagi Bung Tomo . Di bulan inilah ia kian menggebu melawan Belanda yang hendak kembali menduduki Indonesia. Beragam cara dilakukan oleh Bung Tomo untuk membebaskan Indonesia kembali dari cengkeraman penjajah Belanda. Salah satunya menghimpun kekuatan dengan menggandeng beberapa organisasi.

Bung Tomo bukanlah sosok yang berpengalaman dibanding dengan Soekarno dan Mohammad Hatta yang telah malang melintang dalam perjuangan Indonesia, dan mengorganisir perjuangan. Tapi tekad Bung Tomo begitu kuat ia tak peduli, bahkan salah satu organisasi bentukannya menjadi yang sangat berpengaruh saat itu.

Dikutip dari buku "Bung Tomo : Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November" tulisan Abdul Waid, Bung Tomo pada 12 Oktober 1945 membentuk suatu organisasi bernama Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia (BPRI). Bung Tomo pun didaulat menjadi ketua umum yang mengatur segala strategi dan gerakan melawan penjajah agar keluar dari Indonesia.

Baca juga: Kebiasaan Tokoh Pertempuran Surabaya Bung Tomo yang Jarang Diketahui

Dari namanya saja sudah terlihat organisasi bentukan Bung Tomo ini memang tampak jelas sebagai organisasi yang bertujuan mengusir penjajah. Organisasi ini sengaja dibentuk untuk memberontak terhadap segala kebijakan penjajah yang masih menduduki bumi Indonesia. Sebelum Bung Tomo mendirikan BPRI, terdapat beberapa organisasi serupa ei Indonesia.

Namun gaungnya masih kalah dibandingkan dengan BPRI. Bahkan ada beberapa organisasi sebelumnya yang justru menyatakan bergabung dengan BPRI, misalnya organisasi pemuda Angkatan Pemuda Indonesia Gedung Klinter (APIK) pimpinan M. Siffun. Organisasi ini beranggotakan bekas seinendan di sekitar Kelurahan Kedungklinter. Gerakan - gerakan organisasi ini juga menentang segala bentuk kebijakan penjajah.

Namun karena melihat kiprah Sutomo, nama asli Bung Tomo bersama BPRI yang sangat fundamental dalam gerakan perjuangan melawan penjajah pada saat itu. Apresiasi masyarakat pun begitu tinggi terhadap BPRI, beberapa kalangan masyarakat biasa, para ulama, serta para tokoh nasional, akhirnya organisasi APIK bersama pimpinannya M. Siffun, menggabungkan diri bersama ke BPRI, yang dipimpin oleh Sutomo.

Pada awal pemberontakannya, dinyatakan bahwa BPRI merupakan organisasi yang ekstrem dan radikal. Artinya organisasi itu memobilisasi rakyat jelata untuk bersama - sama melakukan pemberontakan. Namun Bung Tomo menegaskan bahwa BPRI yang didirikannya akan melakukan pemberontakan dengan mempertaruhkan nyawa apabila kedaulatan Republik Indonesia dilanggar, serta kehormatan dan keselamatan pimpinan nasional yang sedang berdiplomasi terancam.

Dengan BPRI, sebenarnya secara politis Bung Tomo ingin mengorganisasi wakil - wakil kelompok masyarakat, yang bersifat anti-fasis dan anti Jepang, sebagaimana tercermin dalam susunan pimpinan organisasinya itu. Dengan kendaraan BPRI, sebenarnya Bung Tomo berusaha menarik simpati kelompok buruh, tukang becak, para petani miskin, pedagang asongan, pedagang kecil di pasar, dan semua kelompok kecil lainnya. Bung berharap mereka bisa bergabung dengan BPRI atau minimal mengenal gagasan dan gerakan BPRI.

Selain berjuang angkat senjata dengan melakukan pemberontakan, BPRI juga kerap hadir dalam perundingan - perundingan di masa revolusi fisik antara tahun 1945 - 1949. BPRI hadir melakukan jihad yang bersifat politis dan menyentuh aspek - aspek fundamental dalam ketahanan negara Indonesia.

Bahkan berkat sepak terjang BPRI baik melalui perundingan dengan pemberontakan, tokoh pejuang yang sangat berpengaruh saat itu bahkan turut merestui pembentukan BPRI. Tokoh pejuang bernama Mayor General Professor Moestopo ini adalah seorang dokter gigi Indonesia, pejuang kemerdekaan, dan pendidik yang kemudian ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjalanan Prabowo 6...
Perjalanan Prabowo 6 Hari Tanpa Jeda: Aceh-Pakistan-Rusia-Aceh
Kisah Bung Tomo Mengenyam...
Kisah Bung Tomo Mengenyam Pendidikan di Sekolah Elite Belanda, Keluarganya Ternyata Pejabat Polisi
Kisah Bung Tomo, Tokoh...
Kisah Bung Tomo, Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945 yang Hidup Religius dan Dekat dengan Kiai
Kisah Pidato Menggelegar...
Kisah Pidato Menggelegar Bung Tomo Kobarkan Semangat Juang Arek-arek Surabaya Hadapi Tentara Sekutu
Kisah Gumbreg, Pasukan...
Kisah Gumbreg, Pasukan Barisan Berani Mati Bung Tomo yang Tembak Pesawat Tempur di Perang November 1945
Kisah Bung Tomo Hobi...
Kisah Bung Tomo Hobi Fotografi dan Bikin Puisi yang Jarang Diketahui
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved