5 Raja Mataram Kuno yang Paling Singkat Berkuasa, Terakhir Cuma 28 Hari
Rabu, 09 November 2022 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Sama halnya dengan Dyah Tagwas, di akhir kepemimpinannya Rake Panumwangan juga digulingkan sehingga harus turun secara paksa.
5. Rake Gurunwangi Dyah Bhadra
Rake Gurunwangi Dyah Bhadra naik takhta di Mataram Kuno pada 27 Januari 887. Dia naik takhta setelah Rake Panumwangan Dyah Dewendra terguling dari kekuasaannya.
Namun, ternyata kekuasaan Gurunwangi ternyata tak lama. Singkat cerita, dia terpaksa melarikan diri dari istana pada 24 Februari 887 alias hanya memerintah sekitar 28 hari saja.
Meski sangat sebentar, namun Rake Gurunwangi sempat mengeluarkan prasasti Munggu Antan pada 9 Februari 887. Kala itu, langkah ini ditujukan untuk memperkuat kedudukannya sebagai raja, hanya saja tidak berhasil.
Demikian ulasan mengenai deretan Raja Mataram Kuno yang paling singkat berkuasa.
5. Rake Gurunwangi Dyah Bhadra
Rake Gurunwangi Dyah Bhadra naik takhta di Mataram Kuno pada 27 Januari 887. Dia naik takhta setelah Rake Panumwangan Dyah Dewendra terguling dari kekuasaannya.
Namun, ternyata kekuasaan Gurunwangi ternyata tak lama. Singkat cerita, dia terpaksa melarikan diri dari istana pada 24 Februari 887 alias hanya memerintah sekitar 28 hari saja.
Meski sangat sebentar, namun Rake Gurunwangi sempat mengeluarkan prasasti Munggu Antan pada 9 Februari 887. Kala itu, langkah ini ditujukan untuk memperkuat kedudukannya sebagai raja, hanya saja tidak berhasil.
Demikian ulasan mengenai deretan Raja Mataram Kuno yang paling singkat berkuasa.
(bim)
Lihat Juga :