Apel Siaga Bencana, Heru: Kolaborasi Pemprov DKI dengan Penggiat Kemanusiaan
Rabu, 09 November 2022 - 09:35 WIB
loading...
PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat menghadiri apel kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana hidrometeorologi tahun 2022-2023 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (9/11/2022). Foto: MPI/Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, apel kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana hidrometeorologi tahun 2022-2023 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, diikuti 2.500 peserta secara hybrid. Ribuan peserta itu hadir dari 10 provinsi dan 34 kabupaten atau kota di Indonesia.
“Apel pagi hari ini dilaksanakan hybrid dengan jumlah peserta daring 10 provinsi dan 34 kabupaten atau kota. Sementara itu 2.500 orang terdiri dari unsur 10 kementerian atau lembaga, TNI-Polri, Pemda, tiga BPBD provinsi, BUMN, BUMD DKI, 15 kelurahan, lima universitas, dan 128 lembaga penggiat kebencanaan ikut secara luring," kata Heru saat membacakan laporan di lokasi, Rabu (9/11/2022). Baca juga: Pj Gubernur DKI Heru Hadiri Apel Siaga Bencana di Buperta Cibubur
Heru juga mengatakan, apel ini merupakan kolaborasi antara Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pemprov DKI, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Pada kesempatan ini izinkan melapor beberapa hal dalam kegiatan apel kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana hidrometrologi tahun 2022-2023. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Kemenko PMK, BNPB, serta berbagai lembaga penggiat kemanusiaan lainnya," katanya.
Heru mengatakan apel dilatarbelakangi adanya informasi dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada November 2022 hingga Februari 2023.
“Apel pagi hari ini dilaksanakan hybrid dengan jumlah peserta daring 10 provinsi dan 34 kabupaten atau kota. Sementara itu 2.500 orang terdiri dari unsur 10 kementerian atau lembaga, TNI-Polri, Pemda, tiga BPBD provinsi, BUMN, BUMD DKI, 15 kelurahan, lima universitas, dan 128 lembaga penggiat kebencanaan ikut secara luring," kata Heru saat membacakan laporan di lokasi, Rabu (9/11/2022). Baca juga: Pj Gubernur DKI Heru Hadiri Apel Siaga Bencana di Buperta Cibubur
Heru juga mengatakan, apel ini merupakan kolaborasi antara Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pemprov DKI, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Pada kesempatan ini izinkan melapor beberapa hal dalam kegiatan apel kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana hidrometrologi tahun 2022-2023. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Kemenko PMK, BNPB, serta berbagai lembaga penggiat kemanusiaan lainnya," katanya.
Heru mengatakan apel dilatarbelakangi adanya informasi dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada November 2022 hingga Februari 2023.
Lihat Juga :