Satgas PMPA Jatim Dikukuhkan, Penanganan Masalah Perempuan dan Anak Dipercepat

Rabu, 09 November 2022 - 07:49 WIB
loading...
Satgas PMPA Jatim Dikukuhkan,...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan 51 orang anggota Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak (Satgas PMPA) Jatim di Surabaya, Selasa (8/11/2022).
A A A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan 51 orang anggota Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak (Satgas PMPA) Jatim di Surabaya, Selasa (8/11/2022).

Satgas ini bertugas menangani permasalahan perempuan dan anak baik dari sisi pencegahan, penanganan, pemulihan dan pemberdayaan. Pengukuhan Satgas PMPA ini merupakan langkah kongkrit dalam menyikapi permasalahan perempuan dan anak. Baik itu terkait kekerasan, bullying, human trafficking dan berbagai kerentanan terhadap perempuan dan anak, kata Khofifah, usai pengukuhan.

Ada empat bidang yang di tangani Satgas PMPA Jatim ini. Pertama yaitu bidang pencegahan yang dikoordinir oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim. Kedua, bidang penanganan dikoordinir oleh Direktur Reserse Dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim. Ketiga bidang pemulihan dikoordinir oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim serta bidang pemberdayaan dikoordinir oleh Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) dan UKM Jatim.

Baca juga: Fakta Baru! ACS dan AH Ternyata Produksi 92 Video Porno

Kami ingin agar penyelesaian masalah perempuan dan anak di Jatim benar-benar ditangani secara holistik. Jadi saya minta supaya Satgas PMPA bekerjanya sinergis dan kolaboratif. Cepat dan gratis, tegas Khofifah.

Guna mempermudah dan mempercepat layanan penanganan masalah perempuan dan anak, Pemprov Jatim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) menyediakan shelter dan juga layanan pengaduan call center POS SAPA (Sayang Perempuan dan Anak).

Layanan ini dapat diakses dengan WA atau telepon di nomor 0895 3487 71070. Atau juga bisa mengakses hot line SAPA dengan Nomor 129. "Kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Jatim saat ini cukup tinggi," ujar Khofifah.

Berdasarkan data Simphoni Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), yang dihimpun dari data kabupaten/kota di Jatim, per 1 Januari 2022 hingga 25 Oktober 2022, terdapat 690 kasus kekerasan pada perempuan. Sedangkan kasus kekerasan pada anak sebanyak 895 kasus.

Di Jatim, sepanjang tahun 2021 ada 17.151 pengajuan dispensasi kawin anak yang dikabulkan. Dan tahun 2022 data Januari sampai Agustus telah ada 10.104 pengajuan yang dikabulkan. Kemudian talak cerai hingga Juli 2022 telah mencapai 14.073 kasus. Sedangkan untuk cerai gugat mencapai 36.230 kasus.

Maka pencegahan harus menjadi hal utama yang dilakukan. Pencegahan bisa dilakukan mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga sekolah dan masyarakat. Satgas PMPA juga nanti saya harap memiliki model kampanye sosialisasi edukasi publik yang bertujuan menimbulkan kepedulian sosial, tegasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
13 Tersangka Kasus Penganiayaan...
13 Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare di Jogja, Polda DIY Sebut Bisa Bertambah
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Puluhan Anak Disiksa...
Puluhan Anak Disiksa di Daycare Little Arestha Jogja, KPAI: Lebih Sistematis
Prabowo Bentuk Satgas...
Prabowo Bentuk Satgas Khusus Sederhanakan Regulasi dan Perizinan
Satgassus Berantas Mafia...
Satgassus Berantas Mafia Benih Bening Lobster Perlu Dibentuk
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Rekomendasi
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved