Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal Produksi 17 Kg Telur Per Hari
Senin, 27 April 2020 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jateng, Marasidin Siregar mengatakan, di masa pandemi COVID-19, jumlah warga binaan Lapas Terbuka Kendal yang ikut mengelola budidaya ayam petelur berkurang. Untuk tetap mempertahankan produksi telur, pegawai lapas disiapkan untuk ikut mengelolanya.
"Harapannya nanti setelah pendemi COVID-19 berakhir, dan warga binaan yang ada di Lapas Terbuka ini bertambah bisa menjadi instruktur budidaya," katanya.
Menurut Marasidin, pemberian bekal kepada warga binaan bertujuan agar setelah bebas para napi bisa berusaha mandiri. Sebab selama di Lapas Terbuka mereka sudah punya bekal memelihara ayam atau bercocok tanam.
"Harapannya nanti setelah pendemi COVID-19 berakhir, dan warga binaan yang ada di Lapas Terbuka ini bertambah bisa menjadi instruktur budidaya," katanya.
Menurut Marasidin, pemberian bekal kepada warga binaan bertujuan agar setelah bebas para napi bisa berusaha mandiri. Sebab selama di Lapas Terbuka mereka sudah punya bekal memelihara ayam atau bercocok tanam.
(abd)