Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal Produksi 17 Kg Telur Per Hari
Senin, 27 April 2020 - 21:30 WIB
loading...
Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal mengembangkan budidaya ayam petelur yang dikelola oleh warga binaan. Dalam sehari, usaha budidaya ini menghasilkan 17 kilogram telur ayam. FOTO/iNews/EDDIE PRAYITNO
A
A
A
KENDAL - Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal mengembangkan budidaya ayam petelur yang dikelola oleh warga binaan. Dalam sehari, usaha budidaya ini menghasilkan 17 kilogram telur ayam. Nantinya, hasil ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan telur di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jateng.
Budidaya ayam petelur yang dikembangkan warga binaan Lapas Terbuka Kendal ini berada di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon. Jumlah ayam yang dipelihara saat ini sebanyak 460 ekor, dan menghasilkan 17 kilogram telur. Telur yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan lapas dan warga sekitar.
Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Rusdedi mengatakan, ke depan produksi telur akan terus ditingkatkan. Diharapkan bisa memenuhi kebutuhan telur di lapas Jateng. Untuk itu, jumlah kandang ayam petelur ditambah.
"Saat ini kandang bisa menampung 2.000 ekor ayam petelur, disiapkan untuk meningkatkan produksi hingga 2.000 butir per hari. Dengan produksi tambahan 2.000 ayam petelur, diharapkan bisa memasok kebutuhan telur ayam untuk warga binaan lapas se-Karisidenan Semarang," kata Rusdedi, Senin (27/4/2020).
Target tahun ini bisa menambah lagi jumlah ayam petelur hingga 10.000 ekor, sehingga nantinya bisa memasok kebutuhan telur untuk warga binaan lapas se-Jawa Tengah.
Budidaya ayam petelur yang dikembangkan warga binaan Lapas Terbuka Kendal ini berada di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon. Jumlah ayam yang dipelihara saat ini sebanyak 460 ekor, dan menghasilkan 17 kilogram telur. Telur yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan lapas dan warga sekitar.
Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Rusdedi mengatakan, ke depan produksi telur akan terus ditingkatkan. Diharapkan bisa memenuhi kebutuhan telur di lapas Jateng. Untuk itu, jumlah kandang ayam petelur ditambah.
"Saat ini kandang bisa menampung 2.000 ekor ayam petelur, disiapkan untuk meningkatkan produksi hingga 2.000 butir per hari. Dengan produksi tambahan 2.000 ayam petelur, diharapkan bisa memasok kebutuhan telur ayam untuk warga binaan lapas se-Karisidenan Semarang," kata Rusdedi, Senin (27/4/2020).
Target tahun ini bisa menambah lagi jumlah ayam petelur hingga 10.000 ekor, sehingga nantinya bisa memasok kebutuhan telur untuk warga binaan lapas se-Jawa Tengah.