Polisi Ringkus Pelaku Penganiayaan 2 Pemuda yang Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan
Jum'at, 04 November 2022 - 08:50 WIB
loading...
Tim gabungan Resmob Polda Sulsel bersama Unit Jatanras Polrestabes Makassar, Kamis (4/11/2022), berhasil menangkap dua pelaku penganiayaan terhadap dua pemuda yang ditemukan tewas di pinggir jalan. Foto tangkapan layar
A
A
A
MAKASSAR - Tim gabungan Resmob Polda Sulsel bersama Unit Jatanras Polrestabes Makassar , Kamis (4/11/2022), berhasil menangkap dua pelaku penganiayaan terhadap Abdul Asis Kamaruddin dan Muhammad Ardiansyah, yang ditemukan tewas di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua terduga pelaku bernama Anasrullah dan Awal.
Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Simanjuntak menerangkan, kedua korban awalnya diduga meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Namun, akhirnya diketahui keduanya merupakan korban penganiayaan setelah pihaknya melakukan penyelidikan. Baca juga: Cinta Segitiga, 2 Pemuda Tewas Terkapar di Pinggir Jalan dengan Luka Tusuk dan Terkena Busur Panah
Hasil penyelidikan, lanjut Reonald, pihaknya menangkap satu pelaku yakni Anasrullah. Polisi menangkap Anasrullah karena diketahui berselisih paham dengan korban. Pelaku Anasrullah sendiri dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara karena mengalami luka terkena busur di kakinya.
Setelah menangkap Anasrullah, tim gabungan kemudian membekuk Awal di rumahnya sekitar Kawasan Barombong, Makassar. Awal sendiri bertugas membusur korban. Dari rumah Awal, polisi juga turut menyita barang bukti berupa anak panah busur.
"Kedua pelaku melakukan aksinya lantaran korban cemburu kekasihnya telah direbut salah satu pelaku. Kemudian korban mendatangi rumah pelaku dan melakukan pembusuran terhadap pelaku hingga mengenai kakinya," ungkapnya.
Tidak menerima hal itu, pelaku memanggil rekannya kemudian mengejar korban. Bersama rekannya kemudian pelaku melakukan pembusuran dan menendang motor korban hingga korban dan rekannya terjatuh menabrak trotoar dan tewas di tempat. Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Bapak Pembunuh Anak dan Aniaya Istri hingga Kritis di Depok
Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Simanjuntak menerangkan, kedua korban awalnya diduga meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Namun, akhirnya diketahui keduanya merupakan korban penganiayaan setelah pihaknya melakukan penyelidikan. Baca juga: Cinta Segitiga, 2 Pemuda Tewas Terkapar di Pinggir Jalan dengan Luka Tusuk dan Terkena Busur Panah
Hasil penyelidikan, lanjut Reonald, pihaknya menangkap satu pelaku yakni Anasrullah. Polisi menangkap Anasrullah karena diketahui berselisih paham dengan korban. Pelaku Anasrullah sendiri dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara karena mengalami luka terkena busur di kakinya.
Setelah menangkap Anasrullah, tim gabungan kemudian membekuk Awal di rumahnya sekitar Kawasan Barombong, Makassar. Awal sendiri bertugas membusur korban. Dari rumah Awal, polisi juga turut menyita barang bukti berupa anak panah busur.
"Kedua pelaku melakukan aksinya lantaran korban cemburu kekasihnya telah direbut salah satu pelaku. Kemudian korban mendatangi rumah pelaku dan melakukan pembusuran terhadap pelaku hingga mengenai kakinya," ungkapnya.
Tidak menerima hal itu, pelaku memanggil rekannya kemudian mengejar korban. Bersama rekannya kemudian pelaku melakukan pembusuran dan menendang motor korban hingga korban dan rekannya terjatuh menabrak trotoar dan tewas di tempat. Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Bapak Pembunuh Anak dan Aniaya Istri hingga Kritis di Depok
Lihat Juga :