Stok Bahan Pangan Aman hingga Natal, Disperindag Sulteng Pastikan Harga Tetap Stabil
Rabu, 02 November 2022 - 11:29 WIB
loading...
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah Richard Arnaldo Djanggola. Foto Antara
A
A
A
PALU - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag ) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Richard Arnaldo Djanggola memastikan ketersediaan pangan pangan hingga perayaan Natal 2022 tetap stabil. Karena itu, Disperindag juga menjamin harga pangan akan tetap stabil baik sebelum maupun sesudah Natal.
Richard mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan upaya stabilisasi dengan berkoordinasi pada pihak-pihak terkait seperti Bulog, Satuan Tugas (Satgas) Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulteng. Baca juga: Dugaan Praktik Jual Beli Lapak di Pasar Ciputat, Pedagang Bayar Rp750 Ribu Bisa Pilih Tempat
"Dengan kondisi yang ada saat ini, perkiraan sebelum maupun saat berlangsungnya Natal nanti, harga bahan pangan di Sulteng tetap aman dari sisi ketersediaan dan harga," kata Richard di Palu, Sulteng, Selasa (2/10/2022).
Selain itu, sambung Richard, pihaknya masih mempertahankan konsep pasar murah di seluruh kabupaten/kota yang sekaligus bertujuan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah sebagaimana diperintahkan Presiden Joko Widodo.
"Tidak hanya di ibu kota provinsi, akan tetapi hampir di semua daerah kami menggencarkan operasi pasar murah hingga Desember mendatang sesuai instruksi dari presiden untuk pengendalian inflasi daerah," ucapnya. Baca juga: Jelang Ramadan Disperindag Hulu Sungai Utara Kembali Fasilitasi Operasi Pasar Murah
Terkait beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga seperti beras, Richard menyampaikan bahwa itu disebabkan karena meningkatnya biaya produksi dan harga jual gabah pada tingkat petani. "Ditambah lagi beberapa daerah penghasil beras di Sulteng itu gagal panen sehingga cukup berpengaruh," ucapnya.
Richard mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan upaya stabilisasi dengan berkoordinasi pada pihak-pihak terkait seperti Bulog, Satuan Tugas (Satgas) Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulteng. Baca juga: Dugaan Praktik Jual Beli Lapak di Pasar Ciputat, Pedagang Bayar Rp750 Ribu Bisa Pilih Tempat
"Dengan kondisi yang ada saat ini, perkiraan sebelum maupun saat berlangsungnya Natal nanti, harga bahan pangan di Sulteng tetap aman dari sisi ketersediaan dan harga," kata Richard di Palu, Sulteng, Selasa (2/10/2022).
Selain itu, sambung Richard, pihaknya masih mempertahankan konsep pasar murah di seluruh kabupaten/kota yang sekaligus bertujuan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah sebagaimana diperintahkan Presiden Joko Widodo.
"Tidak hanya di ibu kota provinsi, akan tetapi hampir di semua daerah kami menggencarkan operasi pasar murah hingga Desember mendatang sesuai instruksi dari presiden untuk pengendalian inflasi daerah," ucapnya. Baca juga: Jelang Ramadan Disperindag Hulu Sungai Utara Kembali Fasilitasi Operasi Pasar Murah
Terkait beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga seperti beras, Richard menyampaikan bahwa itu disebabkan karena meningkatnya biaya produksi dan harga jual gabah pada tingkat petani. "Ditambah lagi beberapa daerah penghasil beras di Sulteng itu gagal panen sehingga cukup berpengaruh," ucapnya.
Lihat Juga :