Kurir Paket COD Dapat Ancaman Customer, Manajemen SiCepat Tingkatkan Perlindungan Karyawan

Selasa, 01 November 2022 - 21:25 WIB
loading...
Kurir Paket COD Dapat...
Manajemen SiCepat Ekspres meningkatkan perlindungan terhadap karyawan, termasuk kurir paket COD, menyusul pengancaman terhadap salah satu kurir COD saat mengantarkan pesanan ke pelanggan. Foto ist
A A A
JAKARTA - Manajemen SiCepat Ekspres meningkatkan perlindungan terhadap karyawan, termasuk kurir paket COD (cash on delivery). Hal ini sebagai respons atas peristiwa pengancaman yang menimpa salah satu kurir COD saat mengantarkan pesanan ke pelanggan.



Wiwin Dewi Herawati selaku Chief Marketing & Corporate Communication Officer SiCepat Ekspres menyampaikan, perusahaan akan memberikan perlindungan penuh kepada karyawan atas kasus pengancaman yang terjadi. Manajemen, kata Wiwin, juga memastikan bahwa kurir khususnya untuk layanan COD telah melakukan prosedur pengantaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kasus ini menjadi perhatian khusus bagi manajemen untuk semakin meningkatkan perlindungan terhadap kurir," ujar Wiwin saat konferensi pers Ujar Wiwin di Gedung Marketing SiCepat Ekspres, Jl. Minangkabau Barat No.50, Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022) Baca juga: Inisiasi Green Corporate, SiCepat Ekspres Ajak Karyawan Test Ride Motor Listrik

Diketahui, telah terjadi peristiwa pengancaman kurir SiGesit yang dilakukan oleh customer di Kabupaten Tangerang pada Rabu (26/10/2022). Pengancaman tersebut diawali saat kurir mengantarkan paket COD kepada salah seorang customer yang beralamat di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Namun, customer merasa tidak melakukan pesanan COD tersebut dan justru menyuruh kurir membuka paket secara paksa. Saat diminta pertanggungjawaban untuk membayar paket COD karena sudah terbuka, customer melakukan pengancaman dengan menggunakan sejata tajam jenis parang dan menyiramkan bensin ke motor kurir tersebut.

Wiwin memastikan bahwa seluruh kurir telah melakukan tugas pengantaran paketnya, termasuk paket COD secara benar dan sesuai SOP. Pihaknya akan terus berkomitmen dalam memberikan rasa aman dan nyaman untuk karyawan. "Termasuk kurir, serta customer yang menggunakan layanan kami," pungkasnya.

Wiwin juga menegaskan bahwa SiCepat Ekspres akan terus melakukan edukasi kepada customer berkaitan dengan prosedur layanan paket COD agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Baca juga: Dukung UMKM, SiCepat Stimulasi Kreativitas Lewat Sanubari Business Plan Competition 2022

"Edukasi terkait layanan COD ini menjadi tanggung jawab semua pihak, baik jasa pengiriman dan e-commerce untuk memastikan pelanggan dapat memahami alur dan prosedur sebelum menggunakan layanan COD di marketplace atau toko online," bebernya.

Sementara itu, Wardaniman Larosa, kuasa hukum PT SiCepat Ekspres Indonesia menjelaskan bahwa kasus pengancaman ini telah dilaporkan ke pihak berwajib, yaitu Polresta Tangerang pada Rabu (26/10)2022).

"Kami telah mengawal kasus ini ke pihak berwajib untuk dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami berupaya agar kasus pengancaman ini diusut hingga tuntas, sehingga memberikan efek jera kepada oknum customer yang melakukan tindak kekerasan," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa kurir yang menjadi korban dari kasus pengancaman ini akan dilindungi haknya. "Agar dapat kembali bekerja dengan normal, tanpa ada ketakutan atau trauma atas kejadian tidak menyenangkan ini," tutup Wardaniman.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurir Paket di Bekasi...
Kurir Paket di Bekasi Dibacok Pelanggan saat Tagih Paket COD Rp30.000
Viral! Oknum Polisi...
Viral! Oknum Polisi Cekik dan Ancam Pencari Bekicot di Grobogan
Polisi Tahan Nikita...
Polisi Tahan Nikita Mirzani sebagai Tersangka Kasus Pengancaman dan Pemerasan
6 Debt Collector Ini...
6 Debt Collector Ini Dibekuk usai Berhentikan Paksa dan Ancam Perempuan di Bandung
Tampang Culun Koboi...
Tampang Culun Koboi Malang yang Acungkan Celurit di Pasar Gondanglegi
Pengancam Anies Ditangkap...
Pengancam Anies Ditangkap di Jember, Begini Respons Mahfud MD
Ungkap Risiko, MODANTARA...
Ungkap Risiko, MODANTARA Minta Batas Potongan Platform 8% Ditinjau Kembali
Kartini Masa Kini di...
Kartini Masa Kini di Jalanan, Kisah Kurir Perempuan Menembus Batas
Kronologi Sahroni Diperas...
Kronologi Sahroni Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta
Rekomendasi
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved