Dikerjakan Selama 4 Bulan, Perbaikan Jalan KH TB M Falak Bogor Selesai Februari 2023
Selasa, 01 November 2022 - 14:10 WIB
loading...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau Jalan KH TB M Falak yang rusak akibat digerus longsor. Foto: MPI/Putra Ramadhani
A
A
A
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mempercepat perbaikan Jalan KH TB M Falak di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor akibat tergerus longsor . Prediksi perbaikan jalan itu akan bisa dilalui pada Februari 2023.
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pihaknya banyak menerima keluhan terkait penutupan Jalan KH TB M Falak. Karena, pengendara yang biasa melintas harus memutar arah lebih jauh. Baca juga: Longsor Lumpuhkan Jalan Penghubung Semeru dan Loji-Gunung Batu Bogor
"Jadi kami sangat memahami bahwa warga membutuhkan pengerjaan yang cepat karena warga dirugikan dari segi waktu yang biasanya mengakses jalan ini harus berputar-putar. Banyak sekali keluhan yang kami tangkap dari berbagai macam kanal bahwa warga sangat menderita. Kami sangat memahami itu maka saya minta dipercepat semuanya," kata Bima kepada wartawan di lokasi, Selasa (1/11/2022).
Bima menambahkan, pihaknya akan melakukan pergeseran anggaran untuk dialokasikan melalui Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk perbaikan jalan. Terhitung, perbaikan jalan yang tergerus longsor tersebut akan memakan dana sekitar Rp4,6 miliar.
"Saya ingin menyampaikan bahwa pertama kita lakukan pergeseran anggaran untuk dialokasikan melalui BTT untuk dikerjakan segera minggu depan sudah mulai dikerjakan. Kami sudah menghitung cepat membutuhkan sekitar Rp4,6 miliar untuk membangun kembali ini," jelasnya.
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pihaknya banyak menerima keluhan terkait penutupan Jalan KH TB M Falak. Karena, pengendara yang biasa melintas harus memutar arah lebih jauh. Baca juga: Longsor Lumpuhkan Jalan Penghubung Semeru dan Loji-Gunung Batu Bogor
"Jadi kami sangat memahami bahwa warga membutuhkan pengerjaan yang cepat karena warga dirugikan dari segi waktu yang biasanya mengakses jalan ini harus berputar-putar. Banyak sekali keluhan yang kami tangkap dari berbagai macam kanal bahwa warga sangat menderita. Kami sangat memahami itu maka saya minta dipercepat semuanya," kata Bima kepada wartawan di lokasi, Selasa (1/11/2022).
Bima menambahkan, pihaknya akan melakukan pergeseran anggaran untuk dialokasikan melalui Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk perbaikan jalan. Terhitung, perbaikan jalan yang tergerus longsor tersebut akan memakan dana sekitar Rp4,6 miliar.
"Saya ingin menyampaikan bahwa pertama kita lakukan pergeseran anggaran untuk dialokasikan melalui BTT untuk dikerjakan segera minggu depan sudah mulai dikerjakan. Kami sudah menghitung cepat membutuhkan sekitar Rp4,6 miliar untuk membangun kembali ini," jelasnya.
Lihat Juga :