Merajut Asa, Meraih Mimpi di Rumah Anak Prestasi: Pemkot Surabaya Fasilitasi Pengembangan Bakat dan Kreativitas Anak Disabilitas

Kamis, 27 Oktober 2022 - 15:11 WIB
loading...
Merajut Asa, Meraih...
Rumah Anak Prestasi merupakan bentuk representasi kasih sayang Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Wali Kota Eri Cahaydi kepada anak-anak disabilitas di Kota Pahlawan.
A A A
KOTA SURABAYA - Rumah Anak Prestasi (RAP) yang berdiri di Jalan Nginden Semolo Nomor 23, Kota Surabaya, resmi dibuka sejak Rabu (7/9/2022) lalu. Rumah Anak Prestasi merupakan bentuk representasi kasih sayang Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kepada anak-anak disabilitas di Kota Pahlawan.

Setelah diresmikan pada September 2022 lalu, Rumah Anak Prestasi tidak pernah sepi peminat. Anak-anak beserta orang tuanya terus datang silih berganti untuk mengembangkan bakat dan kreativitas. Sekaligus pula bagi mereka yang ingin mendapatkan layanan terapi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meyakini, setiap anak disabilitas memiliki kelebihan dan keistimewaan. Karena itu, pemkot menyediakan Rumah Anak Prestasi sebagai wadah sekaligus fasilitas bagi mereka untuk mengembangkan bakat dan keterampilan.
Merajut Asa, Meraih Mimpi di Rumah Anak Prestasi: Pemkot Surabaya Fasilitasi Pengembangan Bakat dan Kreativitas Anak Disabilitas

“Kalau ada yang mengatakan anak disabilitas, saya mengatakan mereka adalah anak-anak istimewa. Karena setiap kekurangan pada anak itu pasti ada kelebihan," kata Wali Kota Eri Cahyadi beberapa waktu lalu.

Selain bertujuan untuk mengembangkan bakat dan keterampilan, Rumah Anak Prestasi ditujukan sebagai ruang atau wadah untuk berkumpulnya anak-anak disabilitas di Surabaya. Dengan bertemu dengan teman-temannya, Wali Kota Eri berharap, mereka memiliki keyakinan dan kemandirian saat menginjak usia dewasa.

"Karena itu Rumah Anak Prestasi ini kita bentuk. Sehingga anak-anak istimewa ini mempunyai komunitas yang bisa berkumpul di sana," ujar dia.

Seluruh anak istimewa di Kota Surabaya dapat memanfaatkan fasilitas dan ruang yang tersedia di Rumah Anak Prestasi. Wali Kota Eri memastikan, seluruh fasilitas yang disiapkan pemkot dapat dimanfaatkan secara gratis dan tidak dipungut biaya.

"Kami juga menyediakan orang-orang yang hebat untuk melatih mereka menjadi anak-anak yang mandiri, yang punya prestasi," katanya.
Merajut Asa, Meraih Mimpi di Rumah Anak Prestasi: Pemkot Surabaya Fasilitasi Pengembangan Bakat dan Kreativitas Anak Disabilitas

Keberadaan Rumah Anak Prestasi tentu belum sepenuhnya sempurna sebagai ruang kreativitas kemandirian anak disabilitas di Surabaya. Oleh karenanya, Wali Kota Eri memastikan akan terus menyempurnakan kehadiran Rumah Anak Prestasi dengan menggandeng berbagai elemen dan komunitas di Surabaya.

"Apakah ini sudah sempurna? Tidak. Karena itu kami dengan komunitas nanti akan terus berbenah,” tuturnya.

Rumah Anak Prestasi telah dilengkapi dengan sejumlah ruang atau fasilitas bagi anak-anak istimewa. Mulai dari Ruang Terapi Wicara, Ruang Pembelajaran, Ruang Musik, Ruang Batik, Ruang Physiotherapy hingga Ruang Refleksi. Ada pula musala yang dapat digunakan anak-anak untuk belajar mengaji.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Anna Fajriatin mengungkapkan, pasca diresmikan, antusias orang tua dan anak-anak yang datang ke Rumah Anak Prestasi sangat tinggi. Termasuk pula, antusias kedatangan dari SLB yang ada di Surabaya.

"Alhamdulillah antusias dari warga ini cukup besar. Bahkan, mereka berharap dibentuk lagi RAP-RAP di wilayah lain," katanya.

Supaya pelatihan di Rumah Anak Prestasi lebih efektif, Anna menyatakan, pihaknya telah menyediakan pendaftaran secara online. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran melalui laman https://dinassosial.surabaya.go.id.

Kemudian memilih menu informasi dan selanjutnya pilih Rumah Anak Prestasi untuk mengisi form pendaftaran. "Agar mereka tidak menunggu terlalu lama, maka kita buat pendaftaran secara online," katanya.
Merajut Asa, Meraih Mimpi di Rumah Anak Prestasi: Pemkot Surabaya Fasilitasi Pengembangan Bakat dan Kreativitas Anak Disabilitas

Anna mencatat, ada sejumlah jenis pelatihan dan pelayanan di Rumah Anak Prestasi yang paling diminati oleh anak-anak istimewa. Seperti di antaranya lukis, shibori, musik dan physiotherapy. Sejumlah pelatihan itu jika didapatkan melalui les privat atau mendatangkan pelatih tentu biayanya memang cukup mahal.

"Yang paling diminati sekarang ada lukis dan membuat shibori. Karena kalau dia harus kursus atau les sendiri kan mahal. Termasuk dengan physiotherapy dan dongeng (BISINDO)," ujar Anna.

Dinsos Surabaya juga mencatat daftar anak yang telah mengikuti pelatihan atau konsultasi dan pelayanan di Rumah Anak Prestasi selama bulan September 2022. Untuk jenis pelatihan Lukis (Lukis, Batik dan Sablon), telah diikuti sebanyak 115 anak. Sedangkan untuk pelatihan Keterampilan (Menjahit dan Handycraft), diikuti sebanyak 101 anak.

Selanjutnya untuk Musik dan Modeling selama bulan September 2022, telah diikuti 43 anak. Kemudian untuk belajar Mengaji di Musala sebanyak 45 anak. Lalu, Dongeng Bahasa Isyarat dan BISINDO sebanyak 59 anak. Sementara untuk Konsultasi dan Pelayanan (Dokter Spesialis Anak, Fisioterapi dan Akupuntur) sebanyak 19 anak.

Anna menyatakan, bahwa Rumah Anak Prestasi telah menjadi ruang kreativitas kemandirian bagi anak-anak istimewa. Bahkan, beberapa pendamping di Rumah Anak Prestasi juga berasal dari anak disabilitas. Keberadaan Rumah Anak Prestasi ini sebagaimana harapan dari Wali Kota Eri yang menginginkan agar mereka memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya.

“Jadi jangan sampai mereka ini disepelekan, tapi bagaimana mereka punya kesempatan yang sama dengan orang-orang biasa,” pungkasnya. Adv
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Batik Fair di Surabaya,...
Batik Fair di Surabaya, PGN Dorong Pemberdayaan UMKM dan Anak Disabilitas
Cerita Haru Karyawan...
Cerita Haru Karyawan Difabel Rokok HS: Dulu Sering Ditolak Kerja, Kini Bisa Lunasi Utang
Pemkot Surabaya Dukung...
Pemkot Surabaya Dukung Pordi Jatim Bikin Turnamen Domino Lebih Besar
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
DPRD Surabaya Akan Gelar...
DPRD Surabaya Akan Gelar Rapat Sengketa Sampah Pemkot dengan Swasta
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Pemberdayaan Inklusif...
Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Rekomendasi
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Berita Terkini
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved