Kasus Gagal Ginjal Akut Bertambah Jadi 111, Dinkes DKI: 56 Anak Meninggal Dunia
Rabu, 26 Oktober 2022 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti menyebut, tim dari Suku Dinas masing-masing wilayah Kota Administrasi turun ke lapangan mengawasi penggunaan obat sirup di rumah sakit, puskesmas, dan apotek. Hal itu sejalan dengan arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) menyusul meningkatnya kasus gagal ginjal akut atipikal pada anak.
"Tentu kami mengikuti, apa yang menjadi arahan edaran dari Kemenkes tentang pembatasan tidak dulu dipake obat cair (sirup) itu," kata Widyastuti kepada wartawan di Gedung DPRD DKI, Selasa 25 Oktober 2022. Baca juga: Pemkot Bekasi Kekurangan Dokter Spesialis Gagal Ginjal Akut
"Tim kami di suku dinas sebagai pembinaan, pengawasan, pengendalian turun ke Rumah Sakit ke Puskesmas dan ke Apotek untuk memastikan bahwa obat-obat cair yang dimaksud sudah disimpan terpisah, atau dilakukan bahasa kita karantina lah, sehingga tidak dipakai dulu sampai nanti ditetapkan kemudian oleh badan yang berkompeten," tuturnya.
"Tentu kami mengikuti, apa yang menjadi arahan edaran dari Kemenkes tentang pembatasan tidak dulu dipake obat cair (sirup) itu," kata Widyastuti kepada wartawan di Gedung DPRD DKI, Selasa 25 Oktober 2022. Baca juga: Pemkot Bekasi Kekurangan Dokter Spesialis Gagal Ginjal Akut
"Tim kami di suku dinas sebagai pembinaan, pengawasan, pengendalian turun ke Rumah Sakit ke Puskesmas dan ke Apotek untuk memastikan bahwa obat-obat cair yang dimaksud sudah disimpan terpisah, atau dilakukan bahasa kita karantina lah, sehingga tidak dipakai dulu sampai nanti ditetapkan kemudian oleh badan yang berkompeten," tuturnya.
(mhd)
Lihat Juga :