Imbas Kenaikan Harga BBM, Tarif Angkot Non JakLingko Naik Rp6 Ribu
Senin, 24 Oktober 2022 - 11:34 WIB
loading...
Tarif angkot Non JakLingko naik Rp6 Ribu. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan tarif angkot non JakLingko atau Mikrotrans naik menjadi Rp6 ribu imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Hal itu sesuai dengan rekomendasi asosiasi pengusaha dan Dewan Transportasi DKI Jakarta (DTKJ). ”Sesuai dengan regulasi yang ada untuk tarif angkot itu diserahkan kepada asosiasi pengusaha untuk menetapkan tarif angkot non JakLingko,” kata Heru.
”Dari dewan transportasi DKI Jakarta telah mengeluarkan rekomedasi, artinya usulan semula Rp5 ribu menjadi Rp6 ribu atau kenaikan 20% sudah disetujui,” sambungnya. Baca juga: Simak! Tarif Integrasi JakLingko Rp10 Ribu Berlaku Agustus
Syafrin menambahkan untuk tarif angkot yang tergabung dalam tarif integrasi JakLingko atau mikrotrans tetap yakni Rp0 rupiah alias gratis. Begitupun tarif Transjakarta tetap Rp3.500.
”Untuk tarif angkutan yang masuk kedalam program JakLingko yang dalam hal ini terintegrasi dengan layanan Transjakarta tidak ada kenaikan. Artinya untuk mikrotrans yang saat ini 0 rupiah tetap seperti itu tarifnya,” ungkapnya.
Hal itu sesuai dengan rekomendasi asosiasi pengusaha dan Dewan Transportasi DKI Jakarta (DTKJ). ”Sesuai dengan regulasi yang ada untuk tarif angkot itu diserahkan kepada asosiasi pengusaha untuk menetapkan tarif angkot non JakLingko,” kata Heru.
”Dari dewan transportasi DKI Jakarta telah mengeluarkan rekomedasi, artinya usulan semula Rp5 ribu menjadi Rp6 ribu atau kenaikan 20% sudah disetujui,” sambungnya. Baca juga: Simak! Tarif Integrasi JakLingko Rp10 Ribu Berlaku Agustus
Syafrin menambahkan untuk tarif angkot yang tergabung dalam tarif integrasi JakLingko atau mikrotrans tetap yakni Rp0 rupiah alias gratis. Begitupun tarif Transjakarta tetap Rp3.500.
”Untuk tarif angkutan yang masuk kedalam program JakLingko yang dalam hal ini terintegrasi dengan layanan Transjakarta tidak ada kenaikan. Artinya untuk mikrotrans yang saat ini 0 rupiah tetap seperti itu tarifnya,” ungkapnya.
Lihat Juga :