Belasan Santri di Bantul Keracunan Makanan Usai Perayaan HSN
Minggu, 23 Oktober 2022 - 22:06 WIB
loading...
Belasan santri di Bantul dilarikan ke puskesmas setempat karena keracunan makanan sai perayaan HSN. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BANTUL - Belasan santri Pondok Pesantren ( Ponpes ) Al Barokah di Padukuhan Kranggan, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Bantul dilarikan ke Puskesmas setempat karena diduga keracunan makanan, Sabtu malam (22/10/2022)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa keracunan ini bermula ketika puluhan santri mengikuti perayaan Hari Santri Nasional (HSN) di Lapangan Paseban Bantul. Usai mengikuti perayaan tersebut, mereka mendapat makan siang bersama.
Baca juga: Gus Yaqut Serukan Ansor dan Banser Tebar Manfaat Jangan Buat Kualat
Kala itu tidak ada hal yang aneh ataupun mencurigakan. Semua berjalan normal dan santripun kembali melakukan aktivitas biasa di Pondok Pesantren tersebut. Mereka belum merasakan gejala apapun.
Namun sekitar pukul 19.00 WIB, satu per satu santri mengalami mual, muntah dan pusing. Sehingga total 15 santri, kemudian dilarikan ke Puskesmas setempat.
Kapolsek Sanden AKP Haryanto yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Awalnya kata dia, hanya ada satu pasien yang memeriksakan diri di Puskesmas Sanden dengan keluhan mual, pusing, muntah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa keracunan ini bermula ketika puluhan santri mengikuti perayaan Hari Santri Nasional (HSN) di Lapangan Paseban Bantul. Usai mengikuti perayaan tersebut, mereka mendapat makan siang bersama.
Baca juga: Gus Yaqut Serukan Ansor dan Banser Tebar Manfaat Jangan Buat Kualat
Kala itu tidak ada hal yang aneh ataupun mencurigakan. Semua berjalan normal dan santripun kembali melakukan aktivitas biasa di Pondok Pesantren tersebut. Mereka belum merasakan gejala apapun.
Namun sekitar pukul 19.00 WIB, satu per satu santri mengalami mual, muntah dan pusing. Sehingga total 15 santri, kemudian dilarikan ke Puskesmas setempat.
Kapolsek Sanden AKP Haryanto yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Awalnya kata dia, hanya ada satu pasien yang memeriksakan diri di Puskesmas Sanden dengan keluhan mual, pusing, muntah.
Lihat Juga :