Diguyur Hujan, Dua Pendaki Dikabarkan Hilang di Gunung Penanggungan Mojokerto
Senin, 06 Juli 2020 - 16:09 WIB
loading...
Pos Telogo, jalur pendakian gunung Penanggungan, di Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A
A
A
MOJOKERTO - Dua orang wisatawan dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Penanggungan, di Kabupaten Mojokerto. Keduanya merupakan warga Kota Surabaya.
Informasi yang dihimpun, dua orang pendaki tersebut yakni Yahya Muchyiddin (27) asal Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Sedangkan satu orang lainnya yakni Meilani Dwi Krismonika (22) asal Simo Gunung, Desa Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.
Penjaga Pos Telogo, jalur pendakian gunung Penanggungan Ali Mashuri, membenarkan kabar hilangnya dua orang pendaki asal Kota Surabaya tersebut. Menurutnya, informasi tersebut disampaikan lantaran kedua pendaki itu hingga kini belum turun, pasca mendaki pada Sabtu (4/7) lalu. (Baca juga: Banyak Nakes Meninggal Dunia Akibat COVID-19, Ini Desakan DPW PKS Jatim )
Awalnya, dua orang muda mudi itu mendaki gunung Penanggungan melalui jalur Telogi, Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Sabtu (4/7) malam. Berdasarkan izin yang disampaikan ke penjaga pos, keduanya hanya akan menginap semalam di puncak gunung Penanggunan.
"Sesuai dengan izin, mereka seharusnya turun pada Minggu (5/7) kemarin. Tetapi sampai saat ini belum juga kembali," kata Ali Mashuri saat ditemui di Pos Telogo, jalur pendakian Gunung Penanggungan, Senin (6/7/2020).
Informasi yang dihimpun, dua orang pendaki tersebut yakni Yahya Muchyiddin (27) asal Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Sedangkan satu orang lainnya yakni Meilani Dwi Krismonika (22) asal Simo Gunung, Desa Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.
Penjaga Pos Telogo, jalur pendakian gunung Penanggungan Ali Mashuri, membenarkan kabar hilangnya dua orang pendaki asal Kota Surabaya tersebut. Menurutnya, informasi tersebut disampaikan lantaran kedua pendaki itu hingga kini belum turun, pasca mendaki pada Sabtu (4/7) lalu. (Baca juga: Banyak Nakes Meninggal Dunia Akibat COVID-19, Ini Desakan DPW PKS Jatim )
Awalnya, dua orang muda mudi itu mendaki gunung Penanggungan melalui jalur Telogi, Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Sabtu (4/7) malam. Berdasarkan izin yang disampaikan ke penjaga pos, keduanya hanya akan menginap semalam di puncak gunung Penanggunan.
"Sesuai dengan izin, mereka seharusnya turun pada Minggu (5/7) kemarin. Tetapi sampai saat ini belum juga kembali," kata Ali Mashuri saat ditemui di Pos Telogo, jalur pendakian Gunung Penanggungan, Senin (6/7/2020).
Lihat Juga :