Polres Malang Pastikan Korban Banjir Bandang Terdistribusi Bansos
Selasa, 18 Oktober 2022 - 23:38 WIB
loading...
Petugas Polres Malang melakukan pengawalan pendistribusian bansos. Foto: Istimewa
A
A
A
MALANG - Anggota Polres Malang melakukan pengawalan pendistribusian bantuan sosial (bansos) Dinas Sosial Kabupaten Malang untuk warga yang terdampak banjir bandang di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing.
Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, penyaluran bantuan sudah dilaksanakan pasca-kejadian dan berlangsung aman serta tepat sasaran.
"Bantuan sosial yang disalurkan berupa sembako sebanyak 533 paket diberikan kepada seluruh warga yang menjadi korban banjir bandang," kata Putu Kholis dalam keterangannya, Selasa (18/10/2022).
Baca juga: Korban Hanyut Banjir Bandang Malang Ditemukan Tewas di Pasuruan
Pendistribusian bantuan sosial disalurkan langsung kepada warga yang terdampak banjir di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Seumbermanjingwetan, Kabupaten Malang.
Bupati Malang, Sanusi menambahkan, pihaknya turut prihatin dan belasungkawa atas musibah yang dialami warga Desa Sitiarjo. Pihaknya juga mengapresiasi bantuan gabungan relawan tanggap bencana yang siap membatu para korban.
Banjir bandang yang terjadi di Sitiarjo, Sumbermanjingwetan, Sabtu (15/10/2022) menyebabkan puluhan rumah warga terendam lumpur, termasuk jalan raya penghubung antar kecamatan.
Baca: 390 Pengungsi Banjir Bandang di Malang Mulai Kembali ke Rumah
Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang diduga akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Jumat (14/10/2022) malam, sehingga air meluap setinggi 50 cm.
Sementara itu, personel TNI, Polri dan unsur elemen relawan bergotong royong membersihkan desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kabupaten Malang, pasca-terjadinya peristiwa bencana alam banjir bandang.
Sinergitas tersebut bergerak untuk membersihkan sisa-sisa material material lumpur yang menutupi jalan hingga masuk ke dalam rumah warga.
”Hari ini kami bersama anggota Brimob, Polsek, Koramil, BPBD, PMI, dan tim relawan lainnya bersama-sama membantu masyarakat membersihkan lokasi paska bencana banjir,” sambung Putu.
Baca: Dramatis! Begini Penampakan Evakuasi Korban Banjir Bandang di Kota Malang
Dengan menggunakan alat yang tersedia, semua petugas nampak kompak bahu membahu membersihkan jalan hingga rumah warga yang terendam lumpur.
Lebih lanjut, Putu Kholis menyebut selain membantu kelancaran membersihkan lumpur, personelnya juga membantu dalam pengaturan arus lalu lintas jalur yang mengarah ke wisata pantai selatan Malang.
"Sejak kemarin Sabtu Polres Malang bersama warga setempat terus berusaha membantu kelancaran arus lalu lintas. Alhamdulillah saat ini sudah surut," jelasnya.
Baca: Perwira Karier TNI AU 2007 Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Kota Malang
Harapannya, dengan bantuan yang dilaksanakan personel Polres Malang dan relawan gabungan dalam membersihkan lokasi bencana alam tersebut dapat meringankan beban dan secepatnya aktivitas warga masyarakat bisa kembali normal paska kejadian bencana alam tersebut.
"Semoga kedepannya tidak terjadi lagi bencana alam yang menimpa warga masyarakat di Kabupaten Malang," pungklas Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok itu.
Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, penyaluran bantuan sudah dilaksanakan pasca-kejadian dan berlangsung aman serta tepat sasaran.
"Bantuan sosial yang disalurkan berupa sembako sebanyak 533 paket diberikan kepada seluruh warga yang menjadi korban banjir bandang," kata Putu Kholis dalam keterangannya, Selasa (18/10/2022).
Baca juga: Korban Hanyut Banjir Bandang Malang Ditemukan Tewas di Pasuruan
Pendistribusian bantuan sosial disalurkan langsung kepada warga yang terdampak banjir di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Seumbermanjingwetan, Kabupaten Malang.
Bupati Malang, Sanusi menambahkan, pihaknya turut prihatin dan belasungkawa atas musibah yang dialami warga Desa Sitiarjo. Pihaknya juga mengapresiasi bantuan gabungan relawan tanggap bencana yang siap membatu para korban.
Banjir bandang yang terjadi di Sitiarjo, Sumbermanjingwetan, Sabtu (15/10/2022) menyebabkan puluhan rumah warga terendam lumpur, termasuk jalan raya penghubung antar kecamatan.
Baca: 390 Pengungsi Banjir Bandang di Malang Mulai Kembali ke Rumah
Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang diduga akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Jumat (14/10/2022) malam, sehingga air meluap setinggi 50 cm.
Sementara itu, personel TNI, Polri dan unsur elemen relawan bergotong royong membersihkan desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kabupaten Malang, pasca-terjadinya peristiwa bencana alam banjir bandang.
Sinergitas tersebut bergerak untuk membersihkan sisa-sisa material material lumpur yang menutupi jalan hingga masuk ke dalam rumah warga.
”Hari ini kami bersama anggota Brimob, Polsek, Koramil, BPBD, PMI, dan tim relawan lainnya bersama-sama membantu masyarakat membersihkan lokasi paska bencana banjir,” sambung Putu.
Baca: Dramatis! Begini Penampakan Evakuasi Korban Banjir Bandang di Kota Malang
Dengan menggunakan alat yang tersedia, semua petugas nampak kompak bahu membahu membersihkan jalan hingga rumah warga yang terendam lumpur.
Lebih lanjut, Putu Kholis menyebut selain membantu kelancaran membersihkan lumpur, personelnya juga membantu dalam pengaturan arus lalu lintas jalur yang mengarah ke wisata pantai selatan Malang.
"Sejak kemarin Sabtu Polres Malang bersama warga setempat terus berusaha membantu kelancaran arus lalu lintas. Alhamdulillah saat ini sudah surut," jelasnya.
Baca: Perwira Karier TNI AU 2007 Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Kota Malang
Harapannya, dengan bantuan yang dilaksanakan personel Polres Malang dan relawan gabungan dalam membersihkan lokasi bencana alam tersebut dapat meringankan beban dan secepatnya aktivitas warga masyarakat bisa kembali normal paska kejadian bencana alam tersebut.
"Semoga kedepannya tidak terjadi lagi bencana alam yang menimpa warga masyarakat di Kabupaten Malang," pungklas Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok itu.
(san)
Lihat Juga :