Tipu Puluhan Orang dengan Modus Kemudahan Kredit Motor, Pria Ini Ditangkap Polisi
Selasa, 18 Oktober 2022 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, puluhan warga Kota Bambu menjadi korban penipuan dengan modus kredit motor. Salah satu korban penipuan, Anita Yuniza mengatakan, kejadian bermula saat hendak mengajukan kredit sepeda motor matic ke sebuah leasing.
"Nah kebetulan ada tetangga saya nyaranin. Dia juga disaranin sama pelaku nih. Pelaku bilang udah sama gue aja. Yaudah akhirnya saya ambil tuh sama si pelaku nih. Nah, si pelaku ini bilang kalau sama dia itu ada uang DP (uang muka) di awal," katanya kepada wartawan pada Rabu (12/10/2022).
Anita tergiur dan segera menyetorkan uang muka ke pelaku. Uang tersebut dijelaskannya untuk mempermudah kinerja tim survei leasing untuk meloloskan dari kredit BI cheking.
Anita mentransfer uang senilai Rp1,5 juta sebagai uang muka, dan pelunasan sebesar Rp2 juta. Usai melakukan transfer, pelaku menjanjikan motor impiannya datang ke rumah pada Jumat (23/9/2022).
Namun saat ditunggu, motor yang dijanjijan tak kunjung datang. Anita menyambangi rumah orang tua pelaku, namun pelaku tidak ada di rumah. Anita bilang, orang tua pelaku telah angkat tangan lantaran tidak sanggup mengganti kerugian materil yang disebabkan oleh anaknya itu.
"Nah kebetulan ada tetangga saya nyaranin. Dia juga disaranin sama pelaku nih. Pelaku bilang udah sama gue aja. Yaudah akhirnya saya ambil tuh sama si pelaku nih. Nah, si pelaku ini bilang kalau sama dia itu ada uang DP (uang muka) di awal," katanya kepada wartawan pada Rabu (12/10/2022).
Anita tergiur dan segera menyetorkan uang muka ke pelaku. Uang tersebut dijelaskannya untuk mempermudah kinerja tim survei leasing untuk meloloskan dari kredit BI cheking.
Anita mentransfer uang senilai Rp1,5 juta sebagai uang muka, dan pelunasan sebesar Rp2 juta. Usai melakukan transfer, pelaku menjanjikan motor impiannya datang ke rumah pada Jumat (23/9/2022).
Namun saat ditunggu, motor yang dijanjijan tak kunjung datang. Anita menyambangi rumah orang tua pelaku, namun pelaku tidak ada di rumah. Anita bilang, orang tua pelaku telah angkat tangan lantaran tidak sanggup mengganti kerugian materil yang disebabkan oleh anaknya itu.
Lihat Juga :