Polda Metro Jaya Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei di Tiga Lokasi

Senin, 06 Juli 2020 - 10:07 WIB
loading...
Polda Metro Jaya Gelar...
Polda Metro Jaya berencana menggelar rekonstruksi kasus penyerangan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap Nus Kei di tiga lokasi. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya berencana menggelar rekonstruksi kasus penyerangan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap Nus Kei. Adapun rekonstruksi itu bakal dilakukan di Kelapa Gading Jakarta Utara, Cempaka Putih Jakarta Pusat, dan Bekasi.

"Roundown rekontruksi kasus John Kei di Kelapa Gading, Arcici, dan Titian rencananya. Lalu rekonstruksi lagi di Polda Metro," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri pada wartawan, Senin (6/7/2020). (Baca juga; Polda Metro Jaya Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei )

Menurut Yusri, rencananya rekonstruksi tersebut bakal digelar di tiga lokasi, yakni di Kelapa Gading, yang mana menjadi tempat pertemuan kelompok John Kei untuk merencanakan aksi penyerangan terhadap Nus Kei. Lalu, di kawasan Arcici, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, yang mana menjadi tempat kelompok John Kei mendistribusikan senjata tajam sebelum penyerangan dilakukan.

Lalu, di kawasan Titian Bekasi yang menjadi markas kelompok John Kei. Setelah rekonstruksi di tiga lokasi selesai dilakukan, rekonstruksi terakhir bakal dilakukan di kawasan Polda Metro Jaya. (Baca juga; Kuasa Hukum John Kei Sampaikan Pengaduan ke Kapolri dan Presiden )

Dalam rekonstruksi tersebut, kemungkinan para tersangka penyerangan itu bakal dihadirkan oleh penyidik untuk memeragakan setiap adegan. Hanya saja, belum dipastikan apakah semua tersangka yang berjumlah lebih dari 30 orang itu bakal dihadirkan semua ataukah hanya beberapa saja.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Rekomendasi
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved