Pemberlakuan PSBB di Prabumulih Tergantung Penilaian Menkes

Senin, 27 April 2020 - 17:36 WIB
loading...
Pemberlakuan PSBB di...
Wali Kota, Ketua DPRD dan Wakapolres Prabumulih saat konfrensi pers
A A A
PRABUMULIH - Pemerintah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, dalam waktu dekat akan segera mengajukan surat kepada Gubernur dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI) di Jakarta, untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ridho Yahya, usai mengelar rapat bersama forum komunikasi pimpimnan daerah(FKPD) di ruang rapat lantai I Pemerintah Kota Prabumulih.

Hadir dalam rapat forum komunikasi pimpinan daerah tersebut di antaranya, Wakapolres Prabumulih, Dandim 0404 Muara Enim, Dansubdenpom, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kementrian Agama, dan Majelis Ulama Indonesia Kota Prabumulih. ( Baca:Selalu Pencitraan, Kinerja Pemprov Tangani Corona Dipertanyakan )

“Mayoritas forum komunikasi pimpinan daerah setuju untuk melakukan PSBB. Namun, semua kembali kepada Menteri Kesehatan, apakah disetujui atau tidak kita melakukan pembatasan sosial berskala besar,” terang Wali Kota Prabumulih, saat konfrensi pers dengan sejumlah wartawan senin (27/42020).

Dengan diajukannya PSBB, menurut Ridho, maka bukan hanya menjadi tanggung jawab wali kota saja, tetapi juga semua pimpinan daerah yang ada di wilayah Prabumulih. Tanggung jawab bersama itu adalah memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang sudah tersebar di tiga kecamatan.

Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga menjelaskan PSBB yang akan diberlakukan berbeda dengan lockdown atau karantina. Sejauh ini, materi dan syarat untuk pemberlakuan PSBB sudah mereka lakukan, seperti pembagian paket sembako dan pemberian masker kepada masyarakat.

“Jika disetujui Menteri Kesehatan, maka kita akan tindak tegas semua pelanggran yang dilakukan masyarakat. Seperti, tidak boleh berkumpul, penumpang kendaraan roda empat tidak boleh lebih dari tiga orang, termasuk mereka yang tidak mengunakan masker,” beber wali kota.

Meski surat pengajuan telah diajukan kepada Gubernur Sumatera Selatan dan Menteri Kesehatan, pelaksanaan PSBB belum bisa dipastikan apakah Prabumulih bisa diterapkan atau tidak, tergantung penilaian Menteri Kesehatan layak atau tidaknya.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Walkot Prabumulih...
Terungkap, Walkot Prabumulih Perintahkan Kadisdik Tegur Kepsek dan Ancam Mutasi
Hari Ini Wali Kota Prabumulih...
Hari Ini Wali Kota Prabumulih Arlan Diperiksa Kemendagri Buntut Pencopotan Roni Ardiansyah
Kapolres Prabumulih...
Kapolres Prabumulih Copot Oknum Perwira Tendang Warga hingga Berdarah
Ngeri! Mama Muda Gendong...
Ngeri! Mama Muda Gendong Bayi Dibegal di Prabumulih, Motor Raib Digasak
Heboh Skandal Perselingkuhan...
Heboh Skandal Perselingkuhan Belasan ASN Prabumulih, 1 Pejabat Eselon II
Tahanan Rutan Prabumulih...
Tahanan Rutan Prabumulih Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi Masjid
Terkuaknya Garasi Walikota...
Terkuaknya Garasi Walikota Prabumulih: Harta Rp4,9 Miliar Tanpa Mobil Mewah, Isinya Truk dan Buldozer
Riwayat Pendidikan Arlan...
Riwayat Pendidikan Arlan Wali Kota Prabumulih yang Batal Pecat Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih
Kekayaan Disorot usai...
Kekayaan Disorot usai Copot Kepala Sekolah, LHKPN Wali Kota Prabumulih Bakal Dicek KPK
Rekomendasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved