Soal Banjir, Wagub Ariza: Intensitas Hujan Tinggi, Bukan Hanya Terjadi di Jakarta
Senin, 10 Oktober 2022 - 20:28 WIB
loading...
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut banjir yang terjadi di Ibu Kota disebabkan intensitas hujan yang tinggi dan bukan hanya terjadi di Jakarta. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut banjir yang terjadi di Ibu Kota disebabkan intensitas hujan yang tinggi. Bahkan banjir bukan hanya terjadi di Jakarta, tapi juga sejumlah wilayah di Indonesia.
Untuk itu, Ariza mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan peringatan dini potensi hujan lebat di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan, termasuk di wilayah Jakarta.
"Namun demikian, seperti yang kita alami bersama, sekalipun intensitas hujan yang tinggi terjadi genangan, alhamdulilah cepat surut," ujar Ariza, Senin (10/10/2022).
Baca juga: Soal Banjir Jakarta, Anies: Hujannya di Atas 110 Milimeter/Hari
Menurut Ariza, banjir yang terjadi di Jakarta rata-rata surut sesuai target, yakni 6 jam. Namun, terdapat beberapa wilayah yang mengalami banjir lebih dari 6 jam akibat luapan Sungai Ciliwung.
Seperti di Jakarta Timur, antara lain Cawang, Kampung Melayu, Bidara Cina, dan Kebon Pala. Kemudian di Jakarta Selatan, yakni Tanjung Barat, Pejaten Timur, Pengadegan, Rajawati, Kebon Baru dan Manggarai.
Baca juga: Diguyur Hujan, Banjir dan Longsor Landa Lebak Banten
Diketahui, wilayah tersebut mulai dilanda banjir pada Minggu, (9/10/2022) sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, baru surut pada Senin (10/10/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.
Untuk itu, Ariza mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan peringatan dini potensi hujan lebat di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan, termasuk di wilayah Jakarta.
"Namun demikian, seperti yang kita alami bersama, sekalipun intensitas hujan yang tinggi terjadi genangan, alhamdulilah cepat surut," ujar Ariza, Senin (10/10/2022).
Baca juga: Soal Banjir Jakarta, Anies: Hujannya di Atas 110 Milimeter/Hari
Menurut Ariza, banjir yang terjadi di Jakarta rata-rata surut sesuai target, yakni 6 jam. Namun, terdapat beberapa wilayah yang mengalami banjir lebih dari 6 jam akibat luapan Sungai Ciliwung.
Seperti di Jakarta Timur, antara lain Cawang, Kampung Melayu, Bidara Cina, dan Kebon Pala. Kemudian di Jakarta Selatan, yakni Tanjung Barat, Pejaten Timur, Pengadegan, Rajawati, Kebon Baru dan Manggarai.
Baca juga: Diguyur Hujan, Banjir dan Longsor Landa Lebak Banten
Diketahui, wilayah tersebut mulai dilanda banjir pada Minggu, (9/10/2022) sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, baru surut pada Senin (10/10/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.
Lihat Juga :