Jadi Korban Dugaan Penggelapan Mobil, Juragan Beras di Bandung Lapor Polisi
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
"Kendaraan tersebut diterima oleh saudara E secara langsung di kantor. Itu untuk menunjang kinerja," ujar Nurokhim didampingi timnya Firas Marzuq Muhammad kepada wartawan usai melapor, Jumat (7/10/2022).
Namun, lanjut Nurokhim, usai mengundurkan diri dari perusahaan, mobil yang sempat diberikan kliennya ternyata tak kunjung dikembalikan oleh terlapor. Terlapor berdalih mobil tersebut diberikan sebagai hadiah dari perusahaan.
"Padahal, tidak pernah ada pemberian hadiah seperti yang dikatakan oleh saudara E," tegasnya.
Kasus itu telah dilaporkan ke Polrestabes Bandung dengan nomor LP/1278/VIII/2022/JBR/POLRESTABES. Bukti berupa kepemilikan kendaraan yang terdiri dari kuitansi, BPKB, dan STNK pun telah disertakan dalam laporan.
Lebih lanjut Nurokhim mengatakan, selain diduga melakukan penggelapan, E juga diduga melakukan penipuan terkait profesinya selaku pengacara. Pasalnya, ketika dicek di data pendidikan tinggi, tak tercantum nama terlapor.
Namun, lanjut Nurokhim, usai mengundurkan diri dari perusahaan, mobil yang sempat diberikan kliennya ternyata tak kunjung dikembalikan oleh terlapor. Terlapor berdalih mobil tersebut diberikan sebagai hadiah dari perusahaan.
"Padahal, tidak pernah ada pemberian hadiah seperti yang dikatakan oleh saudara E," tegasnya.
Kasus itu telah dilaporkan ke Polrestabes Bandung dengan nomor LP/1278/VIII/2022/JBR/POLRESTABES. Bukti berupa kepemilikan kendaraan yang terdiri dari kuitansi, BPKB, dan STNK pun telah disertakan dalam laporan.
Lebih lanjut Nurokhim mengatakan, selain diduga melakukan penggelapan, E juga diduga melakukan penipuan terkait profesinya selaku pengacara. Pasalnya, ketika dicek di data pendidikan tinggi, tak tercantum nama terlapor.
Lihat Juga :