Waspada! Berandalan Geng Motor Hanya Cari Identitas, Sasar Sembarang Orang di Jalan
Rabu, 05 Oktober 2022 - 16:46 WIB
loading...
Polres Bogor menangkap lima berandalan geng motor yang videonya viral di media sosial. Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Polres Bogor menangkap lima berandalan geng motor yang videonya viral di media sosial. Kelima pelaku masih usia remaja, masing-masing berinisial MF (18), AD (18), RD (18), MF (18), dan FF (17).
Tujuan berandalan geng motor ini gagah-gagahan di jalanan hanya ingin mencari identitas. Mereka lalu mencari lawan atau korban secara membabi-buta.
Baca juga: Polres Bogor Tangkap 5 Berandalan Geng Motor yang Videonya Viral
"Motivasinya dari keterangan para tersangka, ada yang sekadar mencari identitas, atau mencari tantangan dari rekan lainnya," ungkap Wakapolres Bogor Kompol Wisnu kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).
Dari hasil pemeriksaan, diketahui para pelaku ini memang menyasar siapa saja yang ditemui ketika berkonvoi. Tanpa segan, mereka menyerang korban menggunakan senjata tajam yang dibawanya.
Baca juga: Ngeri! Gerombolan Gangster Bawa Sajam Pamer Kekuatan di Bekasi
"Jadi memang posisi mereka (pelaku) sedang berjalan, didapati dan bertemu berpapasan dengan korban. Jadi tidak disasar atau ditarget. Menyasar ke orang sembarangan, ini yang berbahaya," jelasnya.
Tujuan berandalan geng motor ini gagah-gagahan di jalanan hanya ingin mencari identitas. Mereka lalu mencari lawan atau korban secara membabi-buta.
Baca juga: Polres Bogor Tangkap 5 Berandalan Geng Motor yang Videonya Viral
"Motivasinya dari keterangan para tersangka, ada yang sekadar mencari identitas, atau mencari tantangan dari rekan lainnya," ungkap Wakapolres Bogor Kompol Wisnu kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).
Dari hasil pemeriksaan, diketahui para pelaku ini memang menyasar siapa saja yang ditemui ketika berkonvoi. Tanpa segan, mereka menyerang korban menggunakan senjata tajam yang dibawanya.
Baca juga: Ngeri! Gerombolan Gangster Bawa Sajam Pamer Kekuatan di Bekasi
"Jadi memang posisi mereka (pelaku) sedang berjalan, didapati dan bertemu berpapasan dengan korban. Jadi tidak disasar atau ditarget. Menyasar ke orang sembarangan, ini yang berbahaya," jelasnya.
Lihat Juga :