Webinar Sanubari Rangkul Lebih dari 2.000 UMKM Menuju Ekosistem Digital

Selasa, 04 Oktober 2022 - 00:54 WIB
loading...
Webinar Sanubari Rangkul...
Rangkaian webinar sesi pertama hingga keenam yang digelar SiCepat Ekspres telah berhasil merangkul sebanyak 2.235 penggiat usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). Foto ist
A A A
BOGOR - Rangkaian webinar sesi pertama hingga keenam yang digelar SiCepat Ekspres telah berhasil merangkul sebanyak 2.235 penggiat usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). Rangkaian webinar program UMKM Siap Bangkit Untuk Negeri (Sanubari) yang sudah dimulai sejak bulan Juli 2022, fokus membantu pelaku UMKM untuk mempertajam skill bisnis melalui materi digital marketing.



The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres menyampaikan, materi yang diberikan di antaranya optimalisasi media sosial dan platform e-commerce dalam misi menuju ekosistem digital G20 yang tengah digalakkan pemerintah. Baca juga: Webinar Partai Perindo Bertajuk Beban Berat Mewujudkan Pemilu Berkualitas dan Bermartabat

"Dari 2.235 peserta yang berpartisipasi pada enam sesi webinar Sanubari, 73 persen diantaranya merupakan seller online yang telah berjualan di platform e-commerce dan 27 persen, sisanya merupakan masyarakat umum yang berencana memulai bisnis," kata The Kim Hai dalam pernyataannya, Senin (3/10/2022).

Para partisipan webinar ini, lanjut dia, berasal dari berbagai kota di Indonesia di antaranya wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, Sumatera Selatan, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Dalam webinar ini, SiCepat berkolaborasi dengan beberapa mentor ahli bidang digital marketing. Kim Hai berharap, materi yang diberikan dapat menjadi ilmu yang berharga bagi pelaku UMKM , khususnya untuk bekal migrasi ke ekosistem digital. “Persaingan pasar yang semakin ketat membuat UMKM harus semakin cerdas dalam memanfaatkan teknologi untuk bisa berkembang,” ungkap The Kim Hai.

Beberapa pelaku UMKM menyampaikan testimoninya setelah mengikuti sesi webinar Sanubari yang diselenggarakan oleh SiCepat Ekspres. Aldi Septian Al Qohar, salah satu pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam webinar menyampaikan apresiasinya. Baca juga: Airlangga Hartarto Hadiri Peluncuran Gerakan Nasional Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas

"Webinar ini sangat bermanfaat bagi saya sebagai seller UMKM yang baru memulai bisnis. Banyak ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam bisnis. Terima kasih untuk SiCepat Ekspres yang telah menyelenggarakan webinar ini. Saya harap acara semacam ini bisa terus diadakan untuk mendukung kami UMKM agar terus produktif," ungkapnya.

Tak hanya melalui rangkaian webinar yang masih akan berlangsung hingga bulan November 2022 mendatang, program Sanubari juga mendukung UMKM melalui rangkaian kegiatan Sanubari Business Plan Competition. Masa pendaftaran kompetisi ini dimulai sejak 1 Agustus 2022 dan telah berakhir pada 18 September 2022 lalu.

Saat ini, 23 peserta dari total 50 pendafar yang telah lolos tahap seleksi administrasi tengah mempersiapkan diri untuk mempresentasikan ide bisnisnya di hadapan para juri pada 3-5 Oktober 2022 ini. SiCepat Ekspres telah menyiapkan bantuan dana usaha senilai Rp50 juta bagi 10 peserta terbaik berdasarkan penilaian dewan juri.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
BPDP Gelar Workshop...
BPDP Gelar Workshop Roemah Kreasi-Nyokelat di Roemah, Dorong UMKM Kakao Naik Kelas
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Rekomendasi
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved