Penembakan Petugas Linmas di Tambora, Polisi: Pelaku Gunakan Airsoft Gun
Selasa, 04 Oktober 2022 - 03:05 WIB
loading...
Seorang penjaga keamanan linmas, Nurhasan (58), menjadi korban tembakan orang tidak dikenal di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Polisi menegaskan kasus penembakan oleh orang tak dikenal kepada petugas keamanan lingkungan masyarakat (linmas) di Tambora, Jakarta Barat bukan menggunakan senjata api, melainkan hanya Airsoft Gun. Polisi juga memastiskan, tidak ada unsur perampokan dalam peristiwa tersebut.
”Bukan perampokan karena sesuai hasil laporan belum terjadi, bahkan tidak terjadi perampokan tersebut,” kata Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar, Senin (3/10/2022).
Ocha menjelaskan berdasarkan keterangan saksi sekitar lokasi, kasus penembakan tersebut berawal dari pelaku yang cekcok dengan petugas keamanan sekitar lokasi. Dua orang tidak dikenal datang ke rumah warga yang juga dijadikan tempat menjual makanan.
”Dan salah satu hansip yang ada warga di situ melintas dan menanyakan kepada dua orang tersebut, dan melakukan penembakan menggunakan airsoft gun itu,” ujarnya. Baca juga: Seorang Linmas di Tambora Jadi Sasaran Tembak OTK Berbaju Ojol
Ocha mengatakan, pelaku melepaskan tembakan sebanyak empat kali dengan peluruh gotri bukan berbahan tembaga. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya. “Empat tembakan dan kena tangan, paha, dan kelingking,” ujarnya.
Hal tersebut juga sesuai dengan olah tempat kejadian peristiwa yang dilakukan polisi. Di mana pihaknya berhasil mengamankan barang bukti sebanyak empat peluru gotri bekas tembakan pelaku di lokasi kejadian.
Ocha menyampaikan, tim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.“Belum (ketangkep), jadi sampai sekarang kami tetap melakukan penyelidikan, Kami melakukan pengejaran dua orang tersebut,” tegasnya.
”Bukan perampokan karena sesuai hasil laporan belum terjadi, bahkan tidak terjadi perampokan tersebut,” kata Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar, Senin (3/10/2022).
Ocha menjelaskan berdasarkan keterangan saksi sekitar lokasi, kasus penembakan tersebut berawal dari pelaku yang cekcok dengan petugas keamanan sekitar lokasi. Dua orang tidak dikenal datang ke rumah warga yang juga dijadikan tempat menjual makanan.
”Dan salah satu hansip yang ada warga di situ melintas dan menanyakan kepada dua orang tersebut, dan melakukan penembakan menggunakan airsoft gun itu,” ujarnya. Baca juga: Seorang Linmas di Tambora Jadi Sasaran Tembak OTK Berbaju Ojol
Ocha mengatakan, pelaku melepaskan tembakan sebanyak empat kali dengan peluruh gotri bukan berbahan tembaga. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya. “Empat tembakan dan kena tangan, paha, dan kelingking,” ujarnya.
Hal tersebut juga sesuai dengan olah tempat kejadian peristiwa yang dilakukan polisi. Di mana pihaknya berhasil mengamankan barang bukti sebanyak empat peluru gotri bekas tembakan pelaku di lokasi kejadian.
Ocha menyampaikan, tim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.“Belum (ketangkep), jadi sampai sekarang kami tetap melakukan penyelidikan, Kami melakukan pengejaran dua orang tersebut,” tegasnya.
Lihat Juga :