Gubernur Minta Kepala Daerah Wajibkan Industri Tes PCR 10% Karyawan

Jum'at, 03 Juli 2020 - 22:02 WIB
loading...
Gubernur Minta Kepala...
Gubernur Jabar mengumumkan hasil evaluasi level kewaspadaan di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (3/7/2020). Foto/Dok/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta seluruh bupati/wali kota di Jabar mewajibkan pihak industri melakukan tes COVID-19 terhadap 10% karyawannya.

Permintaan Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyusul munculnya klaster baru penularan COVID-19 di PT Unilever, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pengetesan, dinilainya penting dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya penularan COVID-19. (BACA JUGA: 8 Daerah di Jabar Turun Kelas ke Zona Kuning saat New Normal )

"Kami fokus ke industri karena kasus di Kabupaten Bekasi itu (klaster PT Unilever) lintas wilayah. Kerja di pabrik di Kabupaten Bekasi, tapi domisili sebagian di Karawang," kata Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (3/7/2020). (BACA JUGA: Reproduksi COVID-19 Naik, Gubernur Tak Akan Berlakukan Lagi PSBB Provinsi )

"Maka, karena kewaspadaan ekonomi yang sudah dibuka, kami meminta kepala daerah mewajibkan industri besar melakukan tes PCR mandiri, minimal 10 persen dari karyawan secara acak untuk memastikan tidak ada anomali lain," ujar dia. (BACA JUGA: 6 Pekan di Posisi Aman, Reproduksi COVID-19 Jabar Naik Lagi di Angka 1,01 )

Kang Emil menuturkan, pihaknya pun intens berkoordinasi dengan bupati/wali kota di Jabar untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengetesan masif.

"Peningkatan kasus harus diwaspadai. Jadi, bupati/wali kota di Jabar bersepakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengetesan lebih masif," tutur Gubernur.

Selain industri, ungkap Kang Emil, pengetesan masif juga akan terus dilakukan di pasar-pasar tradisional, stasiun, terminal, hingga destinasi wisata.

Sementara itu, Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar), Jumat (3/7/2020) pukul 21.00 WIB, sebanyak 1.668 pasien COVID-19 sudah dinyatakan sembuh.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yakni 3.374 orang, 1,529 pasien positif aktif, dan 177 meninggal dunia.

Sedangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 10.722 orang, selesai pengawasan 9.449 orang, dan pasien masih dalam pengawasan sebanyak 1.273 orang.

Adapun orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 55.256 orang, selesai pemantauan 52.746 orang, dan masih dalam pemantauan 2.510 orang.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Soal Pembatasan Truk...
Soal Pembatasan Truk AMDK di Jabar2026, Pengamat: Roadmap Kemenko Infrastruktur 2027
Muhammadiyah Desak Pemprov...
Muhammadiyah Desak Pemprov Jabar Bertanggung Jawab atas Serangan Digital terhadap Neni Nur Hayati
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
KPK Hibahkan Tanah dan...
KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
KPK Panggil Ridwan Kamil...
KPK Panggil Ridwan Kamil Terkait Kasus BJB Hari Ini
Rekomendasi
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Infografis
10 Perusahaan Tekstil...
10 Perusahaan Tekstil yang PHK Karyawan di Awal 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved