Longsor Terjang Lokasi Galian Tambang Emas di Kotabaru Kalsel, 6 Orang Tewas Tertimbun
Kamis, 29 September 2022 - 13:18 WIB
loading...
Longsor menerjang lokasi galian tambang emas di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sei Durianrumah, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Foto SINDOnews
A
A
A
KOTABARU - Longsor menerjang lokasi galian tambang emas di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sei Durianrumah, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Akibatnya, enam orang warga tewas tertimbun material longsor.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, longsor terjadi pascahujan deras. "Kondisi tanah yang labil menyebabkan galian tambang emas mudah longsor longsor pada Senin (26/9/2022) pukul 19.00 WIB," ungkap Abdul dalam rilis yang diterima SINDOnews, Kamis (29/9/2022). Baca juga: Cisompet Garut, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Rumah
Data yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Kamis (29/9/2022), menyebutkan lima orang masih dalam pencarian, dan enam orang lainnya dilaporkan luka-luka. Tidak ada laporan kerugian materil akibat kejadian ini.
Saat ini, lanjut Abdul, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, Badan SAR, TNI/Polri, dan relawan masih melakukan pendataan korban maupun kerugian yang mungkin timbul.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, longsor terjadi pascahujan deras. "Kondisi tanah yang labil menyebabkan galian tambang emas mudah longsor longsor pada Senin (26/9/2022) pukul 19.00 WIB," ungkap Abdul dalam rilis yang diterima SINDOnews, Kamis (29/9/2022). Baca juga: Cisompet Garut, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Rumah
Data yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Kamis (29/9/2022), menyebutkan lima orang masih dalam pencarian, dan enam orang lainnya dilaporkan luka-luka. Tidak ada laporan kerugian materil akibat kejadian ini.
Saat ini, lanjut Abdul, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, Badan SAR, TNI/Polri, dan relawan masih melakukan pendataan korban maupun kerugian yang mungkin timbul.
Lihat Juga :