Jokotole, Pangeran Sakti dari Sumenep yang Mengalahkan Panglima Perang China

Rabu, 28 September 2022 - 06:05 WIB
loading...
Jokotole, Pangeran Sakti dari Sumenep yang Mengalahkan Panglima Perang China
Jokotole lahir dari Raden Ayu Potre Koneng, cicit dari Pangeran Bukabu sebagai hasil dari perkawinan bathin (melalui mimpi) dengan Adipoday (Raja Sumenep ke- 12). (Ist)
A A A
Jokotole lahir dari Raden Ayu Potre Koneng, cicit dari Pangeran Bukabu sebagai hasil dari perkawinan bathin (melalui mimpi) dengan Adipoday (Raja Sumenep ke- 12).

Kerana hasil dari perkawinan Bathin itulah, maka banyak orang yang tidak percaya. Dan akhirnya, seolah-olah terkesan sebagai kehamilan di luar nikah. Akhirnya menimbulkan kemarahan kedua orang tuanya, sehingga akan dihukum mati.

Sejak kehamilannya, banyak terjadi hal-hal yang aneh dan di luar dugaan. Kerana takut kepada orang tuanya maka kelahiran bayi RA. Potre Koneng langsung diletakkan di hutan oleh dayangnya. Dan, ditemui oleh Empu Kelleng yang kemudian disusui oleh kerbau miliknya.

Peristiwa kelahiran Jokotole, terulang lagi oleh adiknya yaitu Jokowedi. Kesaktian Jokotole mulai terlihat pada usia 6 tahun lebih, seperti membuat alat-alat perkakas dengan tanpa bantuan dari alat apapun hanya dari badannya sendiri, yang hasilnya lebih bagus ketimbang ayah angkatnya sendiri.

Lewat kesaktiannya itulah maka ia membantu para pekerja pandai besi yang kelelahan dan sakit akibat kepanasan termasuk ayah angkatnya dalam pengelasan membuat pintu gerbang raksasa atas kehendak Brawijaya VII.

Dengan cara membakar dirinya dan kemudian menjadi arang itulah kemudian lewat pusarnya keluar cairan putih. Cairan putih tersebut untuk keperluan pengelasan pintu raksasa. Dan, akhirnya ia diberi hadiah emas dan uang logam seberat badannya. Akhirnya ia mengabdi di kerajaan Majapahit untuk beberapa lama.

Baca: Kisah Mpu Gandring, Pembuat Keris yang Jadi Langganan Bangsawan Pulau Jawa.

Banyak kesuksessan yang ia raih selama mengabdi di kerajaan Majapahit tersebut yang sekaligus menjadi mantu dari Patih Muda Majapahit. Tibanya dari Sumenep ia bersama istrinya bernama Dewi Ratnadi bersua ke Keraton yang akhirnya bertemu dengan ibunya RA. Potre Koneng dan kemudian dilantik menjadi Raja Sumenep dengan Gelar Pangeran Secodiningrat III.

Ketika menjadi raja ia terlibat pertempuran besar melawan panglima perang dari negeri China yaitu Laksamana Zheng He, yang akhirnya dimenangkan oleh Raja Jokotole dengan kesaktiannya menghancurkan kesaktian Zheng He.

Baca Juga: Kisah Prabu Siliwangi, Raja yang Membawa Pajajaran Meraih Kejayaan.

Kekuasaannya berakhir pada tahun 1460 dan kemudian digantikan oleh Arya Wigananda putra pertama dari Jokotole.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2059 seconds (11.210#12.26)