Pencegahan Banjir, Anies Kunjungi Pengerjaan Sistem Saringan Sampah di Kali Ciliwung
Senin, 26 September 2022 - 22:46 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi pekerjaan pembangunan sistem pengambilan dan treatment sampah badan air melalui di Kali Ciliwung segmen TB Simatupang, Jakarta Selatan.Foto/Tangkapan Layar/IG @aniesbaswedan
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi pekerjaan pembangunan sistem pengambilan dan treatment sampah badan air melalui rekayasa sungai pada Kali Ciliwung segmen TB Simatupang, Jakarta Selatan. Sistem saringan sampah badan air di perbatasan Jakarta ini merupakan proyek pertama kali di Jakarta dan bahkan Indonesia.
Anies mengatakan, konsep perencanaan saringan sampah ini hasil pembahasan bersama ITB (Institut Teknologi Bandung) dan disepakati dengan BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane).
"Ide untuk “mencegat sampah” di perbatasan ini sebenarnya sudah terpikir ketika awal kami bertugas di Jakarta. Melihat banyaknya volume sampah yang menyumbat di pintu air Manggarai, kebanyakan berasal dari hulu, sebelum masuk ke Jakarta," kata Anies dalam laman Instagram miliknya @aniesbaswedan dikutip SINDOnews pada Senin (26/9/2022).
Anies menuturkan, setiap harinya sebanyak 52 ton sampah diangkut dari Sungai Ciliwung, bahkan sempat mencapai 360 ton ketika hujan ekstrem pada 2020 silam. Baca: Pembangunan RS Khusus Bedah di Tebet, Anies: Kita Butuh Inovasi Layanan Kesehatan
"Pertanyaan saya waktu pertama kali melihat tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai: “Kenapa dibiarkan sampah masuk dalam kota? Bagaimana caranya agar sampah sungai tidak masuk ke dalam kota?,” ujarnya.
Anies mengatakan, konsep perencanaan saringan sampah ini hasil pembahasan bersama ITB (Institut Teknologi Bandung) dan disepakati dengan BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane).
"Ide untuk “mencegat sampah” di perbatasan ini sebenarnya sudah terpikir ketika awal kami bertugas di Jakarta. Melihat banyaknya volume sampah yang menyumbat di pintu air Manggarai, kebanyakan berasal dari hulu, sebelum masuk ke Jakarta," kata Anies dalam laman Instagram miliknya @aniesbaswedan dikutip SINDOnews pada Senin (26/9/2022).
Anies menuturkan, setiap harinya sebanyak 52 ton sampah diangkut dari Sungai Ciliwung, bahkan sempat mencapai 360 ton ketika hujan ekstrem pada 2020 silam. Baca: Pembangunan RS Khusus Bedah di Tebet, Anies: Kita Butuh Inovasi Layanan Kesehatan
"Pertanyaan saya waktu pertama kali melihat tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai: “Kenapa dibiarkan sampah masuk dalam kota? Bagaimana caranya agar sampah sungai tidak masuk ke dalam kota?,” ujarnya.
Lihat Juga :